Berita

Upacara HUT Wara ke-46 di Lanud Surabaya.

Dibaca: 4 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Kemampuan diri untuk membentuk pribadi yang kuat, akan membangun citra positif prajurit Wara sebagai prajurit kebanggaan TNI Angkatan Udara” demikian sambutan tertulis Kepala Staf TNI AU (Kasau) yang dibacakan Inspektur upacara Komandan Lanud Surabaya Kolonel Pnb Gatot Purwanto, pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Wara yang ke-46,Rabu (12/8) bertempat dilapangan upacara Lanud Surabaya.

 

Di sisi lain, Kepala Staf TNI AU(Kasau) Marsekal TNI Subandrio minta agar di usianya yang ke-46, prajurit Wanita TNI Angkatan Udara (WARA) lebih cerdas dalam memilih dan memantapkan jati dirinya, baik sebagai prajurit TNI maupun selaku wanita Indonesia yang beretika dan berbudaya timur. Hal itu menurut Kasau karena kedepan, bangsa Indonesia umumnya dan TNI AU khususnya akan menghadapi tantangan perkembangan teknolgi komunikasi yang begitu cepat. Perkembangan itu memang akan membawa dampak positif berupa makin mudahnya dalam mengakses informasi, yang berarti akan menambah wawasan dan pengetahuan para prajurit Wara. Namun disisi lain perkembangan teknologi komunikasi juga membawa dampak buruk berupa munculnya nilai-nilai budaya asing (barat) yang terkadang tidak sesuai, bahkan bertentangan dengan budaya bangsa sendiri.

Baca juga:  WELLCOME TO ROESMIN NURJADIN HOME OF FIGHTER

 

Lebih lanjut Kasau menambahkan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hal yang mutlak harus dicapai dan dimiliki oleh SDM TNI AU termasuk prajurit Wara. Diharapkan para prajurit Wara jangan pernah terjeratoleh kegiatan-kegiatan rutin, yang pada akhirnya hanya akan menghambat dinamika organisasi dan menjauhkan dari dari pemikiran-pemikiran kritis dan inovatif. Dengan demikian sosok Prajurit Wara dapat senantiasa tampil, tidak hanya sebagai pribadi-pribadi yang kuat, namun sekaligus sebagai prajurit yng mempunyai intelektualitas tinggi dan konfiden dalam menghadapi tantangan dan hambatan di medan penugasan.

 

Hadir pada acara tersebut Danpusdiklat Hanudnas, Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 4/D II Lanud Surabaya, Dan Satrad 222 Ploso,Para Kadis dan Ka Gusang Surabaya. Setelah pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi pemenang lomba poco-poco.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel