Berita

Upacara Memperingati Hari Jadi Ke-71 Tni Angkatan Udara Tahun 2017 Di Medan

Dibaca: 3 Oleh 10 Apr 2017Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Memperingati hari jadi ke-71 TNI Angkatan Udara Tahun 2017, seluruh personel TNI AU sewilayah Medan mengikuti upacara yang dilaksanakan di lapangan Nawa Tunggal Lanud Soewondo. Minggu (9/4)

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahtjanto dalam amanat beliau yang dibacakan oleh Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo Kolonel Pnb Arifien Sjahrir Selaku Inspektur upacara mengatakan bahwa, sesuai dengan komitmen TNI Angkatan Udara yang dituangkan dalam tema peringatan, yaitu “Dilandasi Jiwa Ksatria, Militan, Loyal dan Professional, TNI Angkatan Udara bersama Rakyat Siap Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tema tersebut memiliki dua sudut padang, yaitu untuk TNI Angkatan Udara sebagai instropeksi dan untuk kesejahteraan rakyat, dengan mendukung terwujudnya tujuan pembangunan nasional.

Membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan adalah pertama tama, dan tahap utamanya adalah membangun jiwa. Mencermati hal tersebut, jiwa prajurit penjaga dirgantara bukan hanya pintar tapi harus dilandasi dengan jiwa ksatria, militan, loyal dan professional, yang saya rangkum sebagai jiwa Airmanship. Pintar tidak diimbangi dengan sifat ksatria tidak akan bertanggung jawab, pintar tanpa militansi akan mudah menyerah dan pintar tidak punya loyalitas akan menjadi disertir.

Baca juga:  Warga Lanud Medan Berhalal Bi Halal

Untuk itu, Kasau menekankan kepada seluruh Airmanship, agar selalu bertindak dan bersikap sesuai kode etik Prajurit TNI, yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Sebelas Azas Kepemimpinan.

Disamping itu, salah satu konsekuensi logis dari Airmanship adalah, faktor keselamatan terbang dan kerja yang menjadi tolak ukur keberhasilan dalam setiap embanan tugas. Oleh karena itu, Kasau minta agar selalu menempatkan faktor keselamatan terbang dan kerja pada prioritas pertama dalam setiap pelaksanaan tugas. Inilah yang saya maksudkan terkait dengan sudut pandang untuk Angkatan Udara sebagai instropeksi.

Selanjutnya Kasau mengatakan, ditinjau dari sudut pandang kedua yaitu untuk kesejahteraan rakyat, maka peran TNI Angkatan Udara harus seiring dan sejalan dengan visi dan misi pemerintah yang dirumuskan kedalam sembilan agenda prioritas yang dikenal dengan Nawa Cita, diantaranya, Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara.

Implementasi dari hal tersebut, maka konsep gelar kekuatan harus mengacu kepada bentuk ancaman, baik potensial maupun faktual, kemampuan Alutsista dan gelar kekuatan yang merata, sehingga mampu memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara, karena ruang udaranya telah dijaga.

Baca juga:  LANUD TARAKAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN SABU-SABU SEHARGA 300 JUTA

Lebih lanjut Kasau juga mengatakan bahwa, saat ini, wilayah udara bukan lagi lahan kosong yang tidak bermakna, melainkan menjadi bagian wilayah yang sangat menentukan bagi kedaulatan suatu negara, kepentingan nasional dan kelangsungan hidup suatu bangsa. Bercermin dari hal tersebut, TNI Angkatan Udara perlu ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan mencanangkan tol udara, sehingga penetapan satu harga diseluruh Indonesia bisa terwujud. Itulah makna TNI Angkatan Udara bersama rakyat yang kehadirannya bisa dirasakan secara langsung, baik dalam aspek pertahanan maupun pembangunan untuk kesejahteraan bangsa.

Turut hadir pada upacara tersebut adalah Komandan Wing III Paskhas, Para Asisten Kosekhanudnas III, Komandan Yonko 469 Paskhas, ketua PIA Ardhya Garini cabang 15 Daerah I Lanud Soewondo Ny. Arifien Sjahrir beserta pengurus, pengurus IKKT Kosekhanudnas III Medan, Ketua PIA Ardhya Garini cabang Wing III Paskhas beserta pengurus, Pramuka Saka Dirgantara dan perwakilan dari SMA Angkasa.

Usai Upacara dilanjukan dengan acara syukuran yang dilaksanakan di aula Silindung Lanud Soewondo. Pemotongan tumpeng dilaksanakan oleh Danlanud Soewondo didampingi ketua PIA Ardhya Garini cab. 15 D. I yang diberikan kepada prajurit termuda. Acara syukuran dihadiri oleh seluruh undangan dan perserta upacara.

Baca juga:  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Di Lanud Sultan Hasanuddin

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel