Berita

Upacara Militer Dalam Rangka Hari Bakti TNI AU Ke-68 Di Lanud SIM

Dibaca: 22 Oleh 29 Jul 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Upacara Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke 68 tahun 2015 yang jatuh pada hari ini Rabu (29/7) di peringati oleh seluruh warga besar TNI AU Lanud Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, bertindak sebagai Inspektur upacara Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Paminto Bambang Pamungkas yang di ikuti oleh peserta upacara peringatan Hari Bhakti TNI Angkatan Udara ke 68 satu pleton Pamen, satu pleton Pama, dua pleton Staf Lanud gambungan dengan Pomau dan satu pleton Paskhas Kompi Senapan C Yonko 469 Sultan Iskandar Muda.

Dalam rangka Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke 68 tahun 2015, Lanud Sultan Iskandar muda (SIM) yang secara struktur organisasi berada dibawah Koopsau I juga sebelunya melaksanakan Anjang Sana ke Panti Asuhan Nurul Huda, Bakti Sosial bersama, Donor Darah, ziarah tabur bunga ke 4 makam diantaranya Taman makam Pahlawan Peuniti, Banda Aceh, Makam Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, makam Syehk Abdul Rauf Bin Ali Alfansyuri Assingkili yang dikenal dengan Syah Kuala, di Banda Aceh, dan Makam Pahlawan TNI AU Sersan Udara Maimun Saleh, di Aceh Besar, dan sebagai puncak peringatan Hari Bakti TNI AU ke 68 digelar upacara militer di Lapangan Hijau depan Mako Lanud Sultan Iskandar Muda.

Baca juga:  PIA Ardhya Garini Cab.6/D.III Lanud J.A.Dimara Bagikan Masker Kepada Keluarga Besar Lanud J.A.Dimara

Dalam amanat Kasau (Kepala Staf Angkatan Udara) Marsekal TNI Agus Supriatna , yang dibacakan ole Inspektur Upacara Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Kolonel Pnb Paminto BP. Upacara ini merupakan rangkaian dari puncak peringatan ke-68 hari bakti TNI Angkatan Udara tahun 2015, Hari bakti TNI Angkatan Udara yang diperingati setian tahunya ini berawal dari adanya dua peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 29 Juli 1947.

Pertama: Munculnya Heroisme para kadet penerbang Angkatan Udara yaitu kadet penerbang Mulyono, Sutarjo Sigit, dan Suharnoko Harbani untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah, dengan melakukan serangan udara pada pagi hari ke kubuh pertahanan Belanda di Semarang, Ambarawa dan Salatiga. Serangan udara ini merupakan operasi udara pertama kali dan menjadi cikal bakal operasi udara yang terus di kembangkan oleh TNI Angkatan Udara.

Kedua: Gugurnya perintid dan pendahulu TNI Angkatan Udara yaitu Komodor Udara Agustinus Adisucipto, Komodor udara Prof. dr. Abdulrachman Saleh dan opsir muda udara I Adisumarmo. Saat itu para pejuang tersebut sedang melakukan misi kemanusiaan membawa obat-obatan bentuan dari palang merah Malaya untuk palang merah Indonesia. Namun pesawat Dakota VT-CLA yang membawah bantuan tersebut jatuh ditembak pesawat tempur Kitty Hawk Belanda, di desa Ngoto Yogyakarta.

Baca juga:  Kasau Kunjungi Lanud Merauke

Hal tersebut di atas tentunya selaras dengan tema peringatan hari bakti TNI Angkatan Udara ke-68 tahun 2015 kali ini yaitu: “Dilandasi semangat Kepahlawanan dan Pengorbanan 29 Juli 1947, Prajurit TNI Angkatan Udara bertekad meningkatkan darma baktinya dalam menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel