Berita

Upacara Peringatan Hari Ibu 2016

Dibaca: 31 Oleh 23 Des 2016Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Peringatan Hari Ibu ke 88 Tahun 2016 diperingati dengan Upacara Bendera yang dilaksanakan di Lapangan Apel Lanud D. Dumatubun Kamis tanggal 22 Desember 2016 dengan Inspektur Upacara Komandan Lanud Dominicus Dumatubun Letkol Pnb H.E. Sasmoyo dan diikuti oleh perwira, bintara, tamtama, PNS Lanud D. Dumatubun.

Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan setiap tanggal 22 Desember, tidak terlepas dari adanya gema Sumpah Pemuda dan lantunan lagu Indonesia Raya pada tanggal 28 Oktober 1928 yang digelorakan dalam Kongres Pemuda Indonesia, untuk menggugah semangat para pimpinan perempuan untuk mempersatukan diri dalam satu kesatuan wadah mandiri. Peristiwa besar yang terjadi pada 22 Desember itu kemudian dijadikan tonggak sejarah bagi Kesatuan Pergerakan Perempuan Indonesia. Hari Ibu yang oleh bangsa Indonesia diperingati tidak hanya untuk menghargai jasa-jasa perempuan sebagai seorang ibu, tetapi juga jasa perempuan secara menyeluruh, baik sebagai ibu dan istri maupun sebagai warga negara, warga masyarakat dan sebagai abdi Tuhan Yang Maha Esa. Peringatan hari Ibu dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan makna hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari kebangkitan perjuangan Bangsa Indonesia.

Baca juga:  Sertijab Kadisops Lanud Husein Sastranegara

Semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia tersebut sebagaimana tercermin dalam lambang Hari Ibu berupa setangkai bunga melati dengan kuntumnya yang menggambarkan : Kasih sayang kodrati antara ibu dan anak, Kekuatan, kesuacian antara ibu dan pengorbanan Anak serta Kesadaran wanita untuk menggalang kesatuan dan persatuan, keikhlasan bakti dalam pembangunan bangsa dan negara. Semboyan pada lambang hari Ibu adalah “Merdeka Melaksanakan Dharma” mengandung arti bahwa tercapainya persamaan kedudukan, hak, kewajiban dan kesempatan antara kaum perempuan dan kaum laki-laki merupakan kemitrasejajaran yang perlu diwujudkan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi keutuhan, kemajuan dan kedamaian bangsa Indonesia

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel