Berita

Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lanud Abd Saleh

Dibaca: 5 Oleh 10 Nov 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Setiap tanggal 10 november, bangsa Indonesia memperingati hari Pahlawan, sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. Demikian pula dengan Lanud Abd Saleh, pagi ini (10/11) bertempat di Taxy Way Lanud Abd Saleh diadakan upacara peringatan Hari Pahlawan dengan Irup Komandan Wing 2 Lanud Abd Saleh Kolonel Pnb Fairlyanto, ST., diikuti seluruh anggota Lanud Abd Saleh dan Insub.

Dalam upacara tersebut, Danwing 2 membacakan sambutan Menteri Sosial RI yang menjelaskan bahwa, peringatan Hari Pahlawan didasarkan pada peristiwa “pertempuran 10 november 1945” di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan ter-besar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, dengan memakan korban jiwa yang sangat besar. Peristiwa tersebut memberi pelajaran moral kepada kita bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah “politik ketakutan”, melainkan “politik harapan”. bahwa seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.

Baca juga:  KOMANDAN LANUD IWJ, ANTAR PANGDIV I KOSTRAD

Pengalaman merebut dan mempertahankan kemerdekaan juga menunjukkan betapa spirit perjuangan dan mental – karakter kepahlawanan memiliki daya hidup yang luar biasa dalam menghadapi berbagai rintangan dan penderitaan. Semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara.

Setelah Indonesia merebut kemerdekaannya, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif, kita butuh patriotisme yang lebih positif dan progresif. Patriotisme sejati bukan sekadar mempertahankan melainkan juga memperbaiki keadaan negeri. Untuk keluar dari berbagai persoalan bangsa hari ini, patriotisme progresif dituntut menghadirkan kemandirian bangsa tanpa terperosok pada sikap anti-asing.

Melalui peringatan hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya, peringatan hari pahlawan diharapkan dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh-kembangkan nilai-nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai NKRI.

Baca juga:  Danlanud Wiriadinata Hadiri Pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Kapolres Tasikmalaya Kota Open ke-1 Tahun 2019

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel