Berita

Upacara Peringatan HUT Ke-71 TNI AU di Lanud Supadio

Dibaca: 9 Oleh 10 Apr 2017Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Segenap prajurit Lanud Supadio, Batalyon Komando 465 dan Denhanud 473 Paskhas serta segenap Pegawai Negeri Sipil mengikuti upacara peringatan Hari Jadi ke-71 TNI Angkatan Udara yang diselenggarakan di main Apron Lanud Supadio, Minggu (9/4). Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kepala Dinas Operasi, Kolonel Pnb Reka Budiarsa yang sekaligus membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Dalam amanatnya, Kasau mengajak seluruh prajurit TNI AU memaknai Hari Jadi ini sebagai momentum untuk instropeksi, apakah TNI AU saat ini telah mampu memainkan peran, tugas dan fungsinya sebagai penjaga kedaulatan negara di udara. Menurutnya masih banyak ruang yang harus diperbaiki agar tugas yang telah diamanahkan negara kepada TNI Angkatan Udara dapat dijalankan sesuai dengan perundangan-undangan.

Adapun tema yang diusung pada peringatan HUT ke-71 TNI Angkatan Udara tahun ini adalah “Dilandasi Jiwa Ksatria, Militan, Loyal dan Profesional, TNI Angkatan Udara bersama Rakyat Siap Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Menurutnya, tema tersebut memiliki dua sudut pandang yaitu untuk TNI Angkatan Udara sebagai instropeksi dan untuk kesejahteraan rakyat dengan mendukung terwujudnya tujuan pembangunan nasional.

Baca juga:  Kosekhanudnas III Laksanakan Kegiatan Karya Bakti TNI Semester II TA. 2019

“Membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan adalah pertama-tama dan tahap utamanya adalah membangun jiwa. Mencermati hal tersebut, jiwa prajurit penjaga dirgantara bukan hanya pintar tapi harus dilandasi dengan jiwa Ksatria, militan, loyal dan profesional, yang saya rangkum sebagai jiwa Airmanship. Pintar tidak diimbangi dengan sifat ksatria tidak akan bertanggung jawab, pintar tanpa militansi akan mudah menyerah dan pintar tidak punya loyalitas akan menjadi disertir”, kata Kasau.

Pada bagian lain amanatnya, Kasau juga menekankan kepada seluruh Airmanship agar selalu bertindak dan bersikap sesuai kode etik prajurit TNI, yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Sebelas Azas Kepemimpinan. Disamping itu, salah satu konsekuensi logis dari Airmanship adalah faktor keselamatan terbang dan kerja yang menjadi tolak ukur keberhasilan dalam setiap mengemban tugas.

“Saya minta agar selalu menempatkan faktor keselamatan terbang dan kerja pada prioritas pertama dalam setiap pelaksanaan tugas. Inilah yang saya maksudkan terkait dengan sudut pandang untuk Angkatan Udara sebagai instropeksi”, jelas Kasau.

Baca juga:  PANGKOSEKHANUDNAS III MENERIMA KUNJUNGAN LO TUDM

Pada upacara ini juga disematkan tanda jasa kepada dua orang prajurit Lanud Supadio yang pada tahun ini mendapatkan kehormatan dari negara atas dedikasi dan pengabdiannya selama 8 tahun dan 16 tahun tanpa cacat yang disematkan oleh Kepala Dinas Operasi, Kolonel Pnb Reka Budiarsa.

Adapun peringatan puncak HUT ke 71 TNI Angkatan Udara secara nasional dipusatkan di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta dengan menampilkan berbagai demo udara dan atraksi militer yang melibatkan sejumlah alutsista yang dimiliki oleh TNI AU saat ini, termasuk 6 unit pesawat tempur Hawk 100/200 Skadron Udara 1 lanud Supadio.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel