Berita

Upacara Peringatan Ke-70 Hari Bakti TNI AU di Medan

Dibaca: 24 Oleh 31 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-70 Tahun 2017, seluruh personel TNI AU sewilayah Medan mengikuti upacara yang dilaksanakan di lapangan Nawa Tunggal Lanud Soewondo, Sabtu (29/7). Upacara diawali dengan pembacaan Lintasan Sejarah Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-70.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahtjanto, S.I.P. dalam amanat beliau yang dibacakan oleh Panglima Kosekhanudnas III Medan Marsekal Pertama TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M. Tr (Han) selaku Inspektur upacara mengatakan bahwa, setiap tahun kita memperingati Hari Bhakti TNI Angkatan Udara dan selalu disampaikan lintasan sejarah dari peristiwa tanggal 29 Juli 1947. Mencermati hal tersebut ada dua peristiwa penting, yaitu jiwa patriotisme dengan menorehkan tinta emas perjuangan TNI Angkatan Udara kepada bangsa dan negara Indonesia, melalui keberhasilan dari serangan operasi udara pertama. peristiwa kedua, yaitu duka cita yang mendalam, karena gugurnya putra putra terbaik bangsa dalam misi kemanusiaan. semangat pengabdian yang tulus, rela berkorban untuk negara dan bangsa, serta tidak mudah menyerah, yang telah ditunjukan oleh para pelopor dan perintis TNI Angkatan Udara menjadikan bukti nyata dari jiwa ksatria, militan dan loyal kepada ibu pertiwi.

Baca juga:  PERSONEL MAKOOPSAU I IKUTI PELATIHAN PENILAIAN BEBAN KERJA SATUAN

Selanjutnya Kasau menyampaikan bahwa, harus kita sadari bahwa, medan perjuangan dan pengabdian telah berubah, tidak seperti para pendahulu kita, demikian juga dengan tantangan tugas yang harus dihadapi akan semakin berat dan kompleks. Sementara itu keterbatasan diberbagai bidangpun masih akan terus kita hadapi. Kondisi tersebut mengharuskan kita untuk senantiasa melakukan inovatif, berfikir rasional dan bersinergi satu dengan yang lainnya, agar kita mampu mencari solusi terbaik disetiap hambatan yang dihadapi.

Inovatif perlu kita lakukan agar dapat lebih adaptif terhadap perkembangan jaman dan teknologi yang terus berkembang secara dinamis. jika kita diam dan puas dengan kondisi yang ada maka akan stagnan, akibatnya akan ketinggalan jaman atau bahkan tergilas oleh perubahan jaman.

Berfikir Rasional merupakan bagian penting dalam merencanakan suatu kegiatan, dengan melakukan perhitungan-perhitungan yang matang, sehingga diperoleh hasil yang efektif dan efisien dengan menyetarakan antara kebutuhan ideal dengan kemampuan dari sumber daya yang dimiliki.

Point penting lainya adalah, bersinergi antara satu dengan yang lain, hal tersebut mengandung arti bahwa, tidak ada satu orangpun yang lebih hebat, tidak ada satu kelompokpun yang lebih menonjol, yang ada adalah, we are the system, we are the unity and we are the indonesian air force.

Baca juga:  Evaluasi Rekrutmen TNI AU 2018, Kasau: Kredibilitas Personel, Cetak Prajurit Andal

Apabila ketiga kondisi tersebut, mampu kita aplikasikan secara nyata dalam setiap pelaksanaan tugas, maka bukan suatu hal yang mustahil, jika setiap kendala yang dihadapi akan mampu kita atasi. Sejarah telah membuktikan bahwa, dengan pesawat cureng hasil rampasan dari Jepang, Angkatan Udara Republik Indonesia pada saat itu telah mampu menghancurkan tangsi-tangsi militer Belanda di Ambarawa, Salatiga dan Semarang. Keberhasilan ini bukan karena kehebatan satu kelompok atau perorangan, melainkan hasil kerjasama seluruh crew yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, Kata beliau.

Turut hadir pada upacara tersebut adalah Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb Daan Sulfi, S. Sos., M. Si, Komandan Wing III Paskhas, Para Asisten Kosekhanudnas III, Komandan Yonko 469 Paskhas, para Kepala Dinas dan pejabat jajaran Lanud Soewondo, Ketua beserta pengurus IKKT Kosekhanudnas III Medan, ketua PIA Ardhya Garini cabang 15 Daerah I Lanud Soewondo Ny. Siska Daan Sulfi beserta pengurus, Ketua PIA Ardhya Garini cabang Wing III Paskhas beserta pengurus, serta pengurus PPAU dan Warakauri cabang Medan.

Baca juga:  Lanud SIM Dukung Satgas Zeni TNI Kembali ke Jakarta

Usai Upacara dilanjukan dengan acara berfoto bersama Irup dengan tamu undangan yang dilaksanakan di mimbar upacara.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel