Pustaka

Waduk meluap, warga Cipinang ribut dengan warga Kompleks AU

Dibaca: 12 Oleh 16 Jan 2013Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Warga RT 1 dan 2 RW 3 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, merasakan kepanikan karena waduk yang dibuat TNI AU pada November 2012 lalu meluap. Beberapa warga membobol sebagian pinggir waduk agar air dapat mengalir.

Waduk meluap, warga Cipinang ribut dengan warga Kompleks AU

Tingginya intensitas hujan beberapa pekan terakhir telah membuat waduk tersebut semakin meluap dan menggenangi beberapa rumah warga di pinggiran Kompleks AURI, Halim Perdanakusuma.

Firmus Kudadiri, seorang warga yang rumahnya persis berada di pinggiran waduk tersebut pun terkena imbas. Pria asal Medan ini pun sempat geram dan berinisiatif menjebol tembok tanggul yang menahan air di waduk tersebut.

“Kalo saya enggak jebol tanggul ini, bisa-bisa rumah saya kerendem dong, yah saya inisiatif nyelametin keluarga saya lah,” ujarnya saat ditemui merdeka.com, Selasa (15/1).

Dikatakan Firmus jika tanggul tersebut tidak dijebol, puluhun rumah yang persis berada di dekat tanggul itu maka akan terendam semuanya.

“Lah kalo gak saya buka, banyak juga rumah-rumah yang kerendam. Sekarang saya buka, warga yang di depan pada protes, takut rumahnya kerendam,” ujarnya.

Baca juga:  Kliping Berita Media, 21 Januari 2013

Sementara itu ketua RT 1 RW 3 Jhon Sitohang, yang rumahnya persis di depan rumah Firmus mengatakan, sikap inisitaf yang dilakukan olehnya juga cukup mengkhawatirkan warga RW 1 jika tanggul dibuka.

“Ini kalo tanggul dibuka semua, bisa-bisa RT 1 kelelep semua dong, kita juga kemanusiaan lah, makanya dibuka sedikit aja,” terangnya.

Ketua RW 3 Muchtar Usman mengatakan, gesekan antar warga ini harusnya tidak perlu terjadi jika pihak TNI AU bisa memberikan solusi yang terbaik dalam hal ini.

“Saya sih maunya warga jangan sampai terpancing, datangi TNI AU, nuntut kesana minta solusinya bagaimana. Jangan sampai warga kami tenggelam,” jelasnya.

Untuk diketahui Warga RT 1 dan 2 RW 3 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, keberatan dengan adanya pembuatan waduk yang rencananya akan dibuat di lingkungan mereka. Waduk nantinya seluas 32 hektare di tanah yang diakui milik TNI AU tersebut.

Program pembuatan waduk ini sebelumnya memang sempat dicanangkan oleh mantan Gubernur Fauzi Bowo beberapa tahun lalu. Namun hingga masa jabatan Fauzi Bowo habis program tersebut baru mulai berjalan.

Baca juga:  Suara Angkasa Edisi Januari 2011

Pada Senin 12 November silam, rumah puluhan warga yang berada di daerah Cipinang Melayu dibongkar oleh Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU. Lokasi yang berbatasan dengan RT 1 dan 2 RW 3 tersebut kini sudah dilakukan galian sodetan ke saluran penghubung Sulaiman menuju ke Kali Sunter untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta.

Sumber: www.merdeka.com

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel