Berita

Wagub Kalbar Tinjau Kesiapan Operasi Penanggulangan Asap

Dibaca: 3 Oleh 07 Sep 2015Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Sudah berhari-hari Kalimantan Barat diselimuti oleh asap dari pembakaran lahan. Segala daya dan upaya dikerahkan untuk mengatasi bencana kabut asap. Salah satunya dengan mengerahkan helikopter Kamov dengan kapasitas 5.000 untuk operasi water booming (bom air) di wilayah Kalimantan Barat. Selain itu, juga dikerahkan pesawat Cassa C212-200 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrahman Saleh untuk mendukung operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya didampingi Kadisops Lanud Supadio Letkol Pnb Sidik Setiyono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar TTA Nyarong dan para pejabat Pemda Kalbar meninjau kesiapan operasi water booming dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Kamis (3/9) di Apron Lanud Supadio.

Menurut Wagub yang juga selaku Dansatgas penanggulangan asap mengatakan mudah-mudahan dengan operasi bom air dan teknologi modifikasi cuaca ini dapat mengurangi titik api yang tersebar di sejumlah wilayah Kalbar.

”Saat ini selain memasuki musim kemarau juga diperparah dengan dampak El Nino, dimana musim kemarau lebih lama daripada musim hujan. Akibatnya, wilayah Kalimantan Barat yang sebagian besar lahan gambut sangat rentan terbakar. Dan bila terbakar akan sangat susah untuk dipadamkan. Hal ini berakibat, jarak pandang rendah, penerbangan delay bahkan ada beberapa sekolah di daerah yang sudah meliburkan anak didiknya,” ujar Wagub.

Baca juga:  Drag Race di Lanud Sultan Hasanuddin

Penanganan bencana asap di Kalbar, lanjut Wagub, dari tahun ke tahun semakin baik. Untuk tahun ini Pemda lebih siap, sejak Mei sudah diadakan apel siaga. Selain itu koordinasi yang baik juga dirasa sangat diperlukan. Untuk itu Pemda sangat apresiasi kepada semua pihak dan unsur dalam membantu penanganan asap di Kalimantan Barat.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel