Berita

WAKIL BUPATI SUBANG TERBANG DENGAN GLIDER TANDEM

Dibaca: 9 Oleh 18 Mei 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ke-89, Wakil Bupati (Wabup) Subang Ojang Sohandi dan Asisten Daerah (Asda) Tata Praja I Aseng Junaedi, SH., Rabu (28/10) sore mencoba terbang dengan Pesawat Glider di Lanud Suryadarma. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya mengenal dan memasyarakatkan potensi dirgantara melalui olah raga terbang layang (terla) di Pangkalan Suryadarma .

 

Sebelum kegiatan dimulai, rombongan tiba di kantor Lanud Suryadarma di sambut Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Letnan Kolonel (Letkol) Pnb Mohammad Syafii beserta staf, selanjutnya ke Hanggar C, markas Pusdikterla dan Pesawat Glider serta Gelatik untuk olah raga terla. Setelah berganti baju coverall, kedua pejabat Kabupaten Subang tersebut mendapat brifieng singkat dari Kapten Kes Ade Suherman, instruktur terla mengenai hal-ikhwal mengawaki glider saat di udara.

 

Selanjutnya didampingi para personel Pusdikterla, rombongan menuju sasaran penerbangan di landasan Lanud Suryadarma. Di landasan rumput berukuran sekitar 1400 X 100 meter dengan dua glider dan satu gelatik pejabat tersebut menyiapkan diri memasuki kocpit glider untuk ditarik terbang di udara. Sebagai glider pertama Wabup di dampingi Kapten Kes Ade Suherman ditarik pesawat gelatik oleh Serma Sugianto sebagai penerbang gelatik dengan tali sepanjang 75 meter, take off sekitar 14.50 WIB. Selama sekitar 7 menit Wabup dengan glidernya melayang-layang di udara di ketinggian 1500 meter di dampingi instruktur. Selanjutnya Asda I, giliran dengan glider lainnya terbang di udara.

Baca juga:  TMMD ke-92 di Aceh Abdya

 

Setelah mendarat dengan selamat di landasan Wabup disambut Kadisops Letkol Pnb M. Syafii beserta personel lainnya. Menurut Ojang Sohandi terbang dengan glider memang nyaman karena terasa pandangan sangat luas juga dapat melihat berbagai kondisi wilayah dari atas dengan panduan instruktur. Sesaat kemudian Asda I juga mendarat dengan selamat. Menurut Asda I saat yang mendebarkan adalah ketika tali dilepas di udara karena khawatir glider tak terkendali, sedangkan Wabup merasa tenang walaupun tali dilepas karena ada instruktur yang mengarahkan glider untuk mendarat dengan aman di landasan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel