Berita

WARA Kartini Masa Kini

Dibaca: 13 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Bagi bangsa Indonesia bulan April identik dengan bulan emansipasi. Hal ini dikarenakan setiap tanggal 21 April kita selalu diingatkan dengan lahirnya Kartini, pejuang emansipasi perempuan Indonesia. Menurut Kartini setiap manusia ditakdirkan sederajat dan mereka berhak untuk mendapatkan perlakuan yang sama.

 

Refleksi dari cita-cita Kartini di masa kini, peran perempuan Indonesia dalam menyumbangkan tenaga dan pikirannya, dari waktu ke waktu, terus mengalami kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam percaturan dunia internasional. Tentu saja, Wanita Angkatan Udara (Wara) sebagai bagian dari perempuan Indonesia juga semakin ditantang dalam mengantisipasi kemajuan di segala bidang kehidupan.

 

Menurut Komandan Semaba PK Wara Mayor Kes Yuni Rukmawati kenyataan sekarang menunjukkan keterlibatan perempuan dalam prosesi pembangunan tidak bisa dipandang sebelah mata. Mayor Kes Yuni Rukmawati menegaskan selain jumlah perempuan jauh lebih besar dibanding lawan jenisnya, banyak contoh perempuan yang berhasil dalam meniti karier, berprestasi dalam pendidikan bahkan memegang tampuk kekuasaan.

 

Lebih lanjut Mayor Kes Yuni Rukmawati menjelaskan sebagai matra yang bercirikan teknologi, dimana Wara menjadi salah satu elemen di dalamnya, maka kepedulian dan penguasaan teknologi bagi Wara, menjadi sebuah keniscayaan. “Hanya dengan kepedulian dan penguasaan teknologi, Wara akan menjadi prajurit profesional, yang menjadi tuntutan sebagai tentara profesional di tengah era modernisasi seperti sekarang ini, “ tegasnya di sela-sela mendampingi kru salah satu TV swasta dalam pengambilan gambar untuk produk acara di Kali Urang, Rabu (21/4)

Baca juga:  PAUD BINTANG HARAPAN MENDAPATKAN IMUNISASI

 

Melalui perjuangan emansipasi perempuan, Kartini memang telah berhasil menghantarkan kaumnya menuju gerbang kebebasan. Namun bagaimanapun juga Mayor Kes Yuni Rukmawati mengingatkan, hingar bingar kiprah perempuan dalam kehidupan modern dan apapun profesinya, kaum perempuan harus tetap menjadi ibu rumah tangga sesuai dengan fitrah.

 

“Seorang ibu rumah tangga harus bertanggung jawab kepada kelangsungan hidup anak dan keluarganya karena peranannya sebagai pilar rumah tangga diharapkan menjadi pencetak generasi cerdas dan berbudi yang akan mengangkat derajat bangsa Indonesia, “ tandasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel