Berita

Wara Tidak Boleh Tertinggal dalam Derap Kemajuan

Dibaca: 14 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Wanita Angkatan Udara (Wara) sebagai bagian dari perempuan Indonesia semakin ditantang untuk tidak boleh tertinggal dalam derap kemajuan di segala bidang kehidupan. Dalam memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-46, Wara Lanud Iswahjudi mengadakan berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya mengagendakan acara tatap muka dengan Wakil Ibu Winayadhati Kanyasena, Ny. Crisanti Poeri B. Samoedro, di Dinning Hall Lanud Iswahjudi, Senin (10/8).

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ibu Winayadhati Kanyasena Ny. Crisanti Poeri B. Samoedro, menyampaikan bahwa saat ini Wara Lanud Iswahjudi sudah menunjukan kapasitasnya sebagai bagian dari anggota TNI AU secara optimal, dengan harapan kedepan akan terjalin terus hubungan yang harmonis, baik antara sesama anggota PIA maupun dengan ibu-ibu lain baik dalam dinas, sosial kemasyarakatan maupun kegiatan lainnya, demi kemajuan Wara itu sendiri maupun TNI AU.

 

Tatap muka dengan Wakil ibu Winayadhati Kanyasena diikuti oleh seluruh anggota Wara Lanud Iswahjudi baik Pamen, Pama maupun Bintara, dihadiri para pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi dan dilanjutkan dengan ceramah kesehatan yang disampaikan oleh dr. Edy Susetyo Budi dari Rumah Sakit Lanud Iswahjudi yang mengambil tema tentang bahaya penyakit flu burung maupun flu babi.

Baca juga:  PENUTUPAN ORIENTASI PASIS SEKKAU A-90

 

Menurut dr. Edy Susetyo Budi, sampai sekarang penyakit flu burung maupun flu babi belum ada obatnya, obat yang ada hanya bersifat untuk meningkatkan kekebalan tubuh saja. Untuk mencegah penyakit tersebut, dianjurkan kita senantiasa menjaga kesehatan kita dengan mengutamakan kebersihan dilingkungan kita.

 

“Apabila kita bersentuhan langsung dengan hewan tersebut agar menggunakan masker, sarung tangan serta mencuci tangan sampai bersih hingga berkali-kali dengan menggunakan sabun maupun air hangat serta jaga jarak dengan orang yang terkena penyakit flu burung maupun flu babi”, lanjut dokter Edy.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel