Berita

Warga Lanud ASH & Masyarakat Peringati Maulid Nabi Bersama

Dibaca: 54 Oleh 08 Des 2017Tidak ada komentar
Warga Lanud ASH & Masyarakat Peringati Maulid Nabi Bersama
#TNIAU 

TNI AU. Lanud H. AS Hanandjoeddin memperingati  Maulid Mabi Muhammad SAW 1439 H/2017 M di Masjid Al-Ikhwah, pada hari Kamis (7/12). Kegiatan ini diikuti oleh Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin Letkol Nav. Candrasa Yuda beserta keluarga besar Lanud, Ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cab. 11/D.I Lanud H. AS Hanandjoeddin, warga setempat dan anak-anak dari panti asuhan Nur Annisa Fitriani, Tanjungpandan.

Danlanud H. AS Hanandjoeddin Letkol. Nav. Candrasa Yuda dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan ini bisa menginteraksi persatuan yang kokoh antara TNI dan Rakyat untuk menciptakan kerjasama yang dinamis demi kemajuan masyarakat. Sesuai dengan tema kali ini yakni “HIKMAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1439 H/2017 M SEBAGAI KETELADANAN DALAM MENINGKATKAN KEMANUNGGALAN TNI DENGAN RAKYAT”.

“Dengan demikian menuntut kita, agar mampu melakukan perubahan menuju peningkatan kualitas iman dan taqwa, yaitu ketaqwaan personal sekaligus ketaqwaan sosial dan kultural. Kegiatan Maulid  Nabi Muhammad SAW ini bisa pula dimaknai sebagai inspirasi menuju spiritualisasi diri sekaligus transformasi nilai menjadi integritas pribadi yang berkarakter pejuang yang mukhlis, jujur dan tangguh.

Baca juga:  KASAU PIMPIN ZIARAH KE MONUMEN NGOTO

“Dalam memaknai Maulid Nabi, yang terpenting bukan perayaannya yang bersifat seremonial, oleh karena itu kami mengajak kepada seluruh prajurit TNI khususnya Lanud H.AS Hanandjoeddin, agar mampu mengambil hikmah dari acara ini dan semoga dalam menjalankan tugas sebagai personel TNI Angkatan Udara kita bisa melasanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab dan dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas merupakan motivasi yang harus dikembangkan untuk mencapai kualitas diri yang semakin matang..

Sementara itu, H. Ucu Sibromilsi S. Ag dalam tausiyahnya mengajak, meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW sebagai konsekuensi dari keimanan.

“Kecintaan pada Allah SWT harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri,” pesannya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel