Berita

WARGA LANUD HALIM PERDANAKUSUMA PERINGATI MAULID NABI.

Dibaca: 4 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Keluarga Besar Lanud Halim Perdanakusuma yang beragama Islam selenggarakan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhamad SAW 1431 H, di Hanggar Skadron Udara 2, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis malam (12/3). Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Bagus Puruhito, para Kadis, Komandan Skadron Udara serta Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 2/D I Ny. Rina Bagus Puruhito bersama Pengurus PIA.

 

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma disela – sela acara menjelaskan Peringatan Maulid Nabi seperti ini pada hakekatnya mengandung beberapa makna bahwa peringatan ini merupakan suatu ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT. yang telah memberikan rahmatNya khususnya umat Islam dengan menurunkan dan mengutus Rasulluah SAW untuk membimbing dan memberikan penerangan kepada para umatnya demi kebahagian didunia dan diakhirat. Peringatan ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk melaksanakan instropeksi diri, sejauh mana kita telah mampu menerapkan atau meneladani pribadi Rasullulah, dalam kehidupan sehari – hari mulai dari lingkungan keluarga, kedinasan serta lingkungan yang lebih luas lagi. Dengan instropeksi tersebut maka akan dapat mengukur sejauh mana kita sebagai prajurit Sapta Marga telah berbuat sesuatu dan sekaligus mengetahui apa yang belum atau seharusnya dilakukan untuk kemanfaatan dan kemasalahan Bangsa dan Negara.

Baca juga:  Komandan Lanud Manuhua Melantik Pejabat Baru Kadispotdirga dan Dansathanlan

 

Sementara itu penceramah Drs. H. Kirman Wibowo dalam siraman rohaninya menjelaskan bahwa kita hidup dalam organisasi tentu saling membutuhkan antara bawahan dan atasan kiri dan kekanan, saling mengintropeksi diri masing-masing, saling mengigatkan antara satu dengan yang lainnya sehingga tercipta kekompakan dan kebersamaan menuju persatuan dan kesatuan bangsa. Menghormati dan menghargai orang besar adalah kebiasaan dalam kehidupan sosial, respek menghormati akan timbul seketika, akan tetapi sebaliknya menghormati dan menghargai orang kecil tidak semua orang bisa, ini adalah sifat manusiawi. Untuk itu marilah kita belajar menghormati dan menghargai orang kecil karena suatu saat sentuhan atau bantuan ikhlas dan ucapan mereka sangat bermamfaat di dunia dan akhirat kelak.

 

Peringatan Maulid Nabi yang diawali Magrip bersama, pembacaan surat Yasin serta diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh penceramah Bapak Drs. H. Kirman Wibowo yang diakhiri dengan Doa bersama.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel