Berita

Warga Lanud Iswahjudi Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H

Dibaca: 22 Oleh 16 Mei 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Sebagai umat muslim memperingati peristiwa besar Isra’ Mi’raj, mengandung makna yang sangat mendalam karena dapat dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi sampai sejauh mana kita semua dapat mengamalkan ajaran Rasulullah SAW, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan kedinasan, salah satunya introspeksi terhadap pengamalan ibadah sholat lima waktu yang menjadi inti dari peringatan Isra’ Mi’raj.

Demikian, penekanan Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Fachri Adamy, pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H, di Masjid Al-Ukhuwwah Lanud Iswahjudi, Jum’at (13/5) dengan menghadirkan penceramah Ustadz H. Yusron Kholid, M.Pdi, dan dihadiri segenap pejabat dan umat muslim anggota Lanud Iswahjudi serta Ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 2/D.II Lanud Iswahjudi.

Sementara, Ustadz H. Yusron Kholid, M.Pdi, dalam tausiahnya pada peringatan Isra’ Mi’raj mengatakan, Isra’ Mi’raj merupakan sebuah peristiwa dimana dalam peristiwa itu Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah untuk mencapai rohaniah yang secara maksimal.Kita selaku umat-Nya tentulah dalam memperingati hari Isra’ Mi’raj ini bisa mengambil hikmah dan fadilah-Nya, yang biasa dibahas masalah sholat. Oleh karena itu, dalam Isra’ Mi’raj sering kita dengarkan dari sisi pembahasan sholat, ada satu sisi dimana makna Isra’ Mi’raj jarang sekali di-expose yaitu sebenarnya Allah memberikan solusi rohaniah kepada Nabi kita yang nantinya bisa ditiru oleh umat-Nya, ketika Nabi di Isra’ Mi’raj-kan Nabi dalam kondisi sedih.

Baca juga:  Exit Briefing Wasrikkap Itjenau TA.2021 di Pusdiklat Paskhas

Dengan demikian, dalam ajaran sholat lima waktu terkandung ajaran disiplin, baik secara rohaniah maupun lahiriah, yakni sikap menghargai waktu dan mendidik diri kita untuk berjiwa ikhlas dalam menjalankan perintah, karena manifestasi sholat dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta keteguhan hati nurani dalam diri umatNya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel