Berita

WARGA LANUD SUPADIO MENGANTAR PRATU ALFONS

Dibaca: 21 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Suasana duka dan haru telah terasa pada saat memasuki Komplek Dirgantara IV Lanud Supadio. Di pintu masuk dan keluar komplek tersebut dipasang bendera kuning pertanda ada warga yang meninggalkan kita untuk selamanya. Mendekati rumah No. 14 suasana haru dan duka lebih terasa lagi dimana dirumah tersebut disemayamkan Almahum Pratu Alfons Rumansara anggota BMP Lanud Supadio yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Magetan Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

 

Para kerabat dan keluarga berdatangan ke kediaman almarhum untuk menyaksikan dan menghantarkan kepergian almarhum ke peristirahatan terakhir. Para pejabat TNI/Polri maupun sipil juga turut melayat ke rumah duka.

 

Tepat pukul 14.00 WIB, Jum’at (22/5) jenazah Pratu Alfons di bawa ketempat peristirahatan terakhir yaitu di pemakaman Kristen Sasana Laya Sungai Raya. Namun sebelumnya, diadakan upacara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada pihak TNI AU untuk dimakamkan secara militer.

 

Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Yadi Indrayadi selaku Inspektur Upacara dalam sambutan tertulisnya mengatakan upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan pemerintah atas jasa dan pengorbanan almarhum kepada negara dan bangsa yang telah dilaksanakan semasa hidupnya.

Baca juga:  Sidang Pantukhir Calon Setukpa Ke-20 Di Lanud Balikpapan

 

Musibah ini, lanjut Danlanud, sungguh sangat mengejutkan dan menyedihkan perasaan kita, tetapi Tuhan Yang Maha Esa menghendaki demikian, oleh karena itu sebagai umat beragama yang percaya kepada kekuasaan-Nya kita harus menerima dengan ikhlas setiap keputusan dan kehendak-Nya.

 

Sedangkan Bapak Yosep selaku Bapak angkat sekaligus wakil dari keluarga almarhum mengatakan pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada TNI AU umumnya dan Lanud Supadio khususnya serta pihak-pihak lain yang membantu baik moril maupun materiil sehingga acara pemakaman almarhum dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel