Berita

WARGA LANUD SUPADIO PERINGATI PERISTIWA NUZULUL QUR’AN

Dibaca: 6 Oleh 02 Agu 2013Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Nuzulul Qur’an secara harfiah berarti turunnya Al Qur’an (kitab suci agama Islam) yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan wahyu Allah pertama kepada nabi dan rasul terakhir agama Islam yakni Nabi Muhammad SAW. Berkenaan dengan peristiwa tersebut, bertempat di masjid Baitussalam Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Ir. Novyan Samyoga beserta seluruh anggota Lanud, Skadron Udara 1 dan Batalyon 465 Paskhas melaksanakan acara peringatan Nuzulul Qur’an, Kamis (1/8) setelah sholat Dzuhur berjamaah.

Di dalam Al-Quran umat manusia diwajibkan untuk menimba ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Hal ini berkaitan dengan Ayat Al-Quran yang pertama kali turun, berisikan perintah membaca. Perintah tersebut, bukan hanya membaca dalam arti sempit, tetapi membaca dalam arti yang luas. Membaca adalah inti dan awal dari sebuah proses pembelajaran, proses pencarian ilmu pengetahuan untuk menjadikan kehidupan dunia dan akhirat yang lebih baik.

“Dengan ilmu pengetahuan, kita dapat membangun kehidupan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera, membangun sumber daya manusia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing sehingga kita dapat menghadapi tantangan dimasa mendatang yang semakin komplek,” terang Danlanud Supadio yang disampaikan di sela-sela acara.

Dalam tauziahnya Ustadz Uzlah Maulana, S. Ud juga mengemukakan, Diantara momentum yang berharga di bulan Ramadhan adalah malam nuzulul qur’an dan lailatul Qadar. Keduanya merupakan ruang bersejarah yang menentukan kehidupan dunia selanjutnya. Karena keduanya berhubungan langsung dengan proses turunnya al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.

“Akan tetapi seringkali disalah fahami keterangan antara nuzulul qur’an dan lailatul qadar, bahkan saling tumpang tindih antar keduanya, sehingga perlu diuraikan lebih jelas. Istilah Nuzulul Qur’an yang sering diperingati pada malam tanggal 17 Ramadhan merupakan malam di mana pertama kali Al-Qur’an diturunkan kepada Rasulullah SAW di Gua Hira melalui Malaikat Jibril. Pada kesempatan pertama kali ini Malaikat Jibril membawa surat Iqra’ wa rabbukal akram. Kemudian untuk selanjutnya Al-Qur’an diturunkan secara bertahap,” jelas Ustadz Uzlah Maulana.

Baca juga:  Dalam Rangka HUT RI Ke-71 PIA AG Leo Wattimena Gelar Aneka Perlombaan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel