Berita

Warga Mabesau Peringati Isra Mi’raj

Dibaca: 3 Oleh 08 Jun 2015Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Peringatan keagamaan seperti peringatan Isra Mi’raj ini, bukan sekedar memenuhi tradisi melainkan kesadaran dan keinginan untuk dapat mewarisi semangat sekaligus menangkap makna dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang mengandung hikmah baik secara rohaniah maupun Aqliyah.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna pada acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1436 H di Masjid As Samawi di Mabesau Cilangkap, Jakarta.(8/6).

Lebih lanjut Kasau mengatakan makna penting Isra Miraj bagi umat Islam ada pada keistimewaan penyampaian perintah salat wajib lima waktu. Ini menunjukkan kekhususan salat sebagai ibadah utama dalam Islam. Salat harus dilakukan oleh setiap muslim, baik kaya maupun miskin, sehat maupun sakit. Berbeda dengan zakat yang hanya dilakukan oleh orang-orang mampu secara ekonomi. Dengan menjalankan salat lima waktu, tentunya akan mampu membersihkan diri dan jiwa kita, ujarnya.

Kasau juga mengatakan dengan mendekatkan diri melalui Salat, maka kita akan dapat menjaga nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sehingga kekuatan spiritual yang pada setiap diri kita sebagai seorang prajurit dan abdi negara yaitu moral yang tinggi, akhlak terpuji dan budi pekerti luhur akan semakin terasa dan nyata manfaatnya dalam kehidupan bermasyarakat serta pengabdian kita kepada bangsa dan negara.

Baca juga:  BLACK PANTHER TIBA DI HOME BASE

Sementara itu, H. Ridwan Muhammad Yusuf dalam tausiahnya mengatakan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang harus kita percayai. Agama mengajarkan tentang kepastian, sehingga manusia agar ingat akan kematian. Manusia harus meminta kepada Allah SWT atas keyakinan Islam agar mengetahui jalan untuk ke sidratul muntaha.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakasau Marsdya TNI Bagus Puruhito para pejabat Mabesau, seluruh anggota Mabesau, Ketua umum PIA Ardhya Garini beseta para pengurusnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel