Berita

WARGA MAKOOPSAU II PERINGATI ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD, SAW

Dibaca: 4 Oleh 04 Jul 2011Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Perjalanan spiritual maha dasyat yang dialami Nabi Muhammad SAW, yang kemudian di kenal dengan Isra’ Mi’raj, hari ini, Senin (4/7) diperingati warga Markas Komando Operasi TNI AU (Makoopsau) II, Makassar. Peringatan Isra’ Mi’raj, yang juga dihadiri Kaskoopsau II Marsekal Pertama TNI Tri Budi Satriyo, S.IP, MM, para Asisten dan ratusan warga Makoopsau II, baik militer maupun PNS serta pengurus PIA Ardhya Garini Daerah II, Koopsau II itu, menampilkan Muballigh kondang Makassar Drs. H. Dimas Maryono, MA.

Dalam ceramahnya, ustadz Drs. H. Dimas Maryono mengupas tentang, pentingnya semangat Isra’ Mi’raj, bagi kehidupan prajurit. Menurutnya, peristiwa Isra’ Mii’raj yang dialami Nabi Muhammad, SAW, dapat menjadi inspirasi bagi para prajurit TNI AU dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

”Kejadian-kejadian yang ditunjukkan Allah Swt kepada Nabi Muhammad, selama perjalanan Isra’ dan Mi’raj, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua akan kebesaran Allah Swt. Bagi para prajurit, hikmah Isra’ Mi’raj hendaknya menjadi motivasi agar lebih disiplin dan berlaku jujur dalam setiap pelaksanaan tugas”, katanya.

Baca juga:  Danlanud MUS Hadiri HUT TNI AL Ke-75 Secara Virtual

Pada bagian lain, ustadz Drs. H. Dimas Maryono, MA. yang tampil begitu memukau dengan berbagai ”guyonannya” itu, juga mengupas lima langkah yang perlu dilakukan prajurit, agar senantiasa mendapat kemulian dari Allah SWT. Lima langkah tersebut meliputi, pandai bersyukur atas nikmat Allah SWT, bersikap jujur dan adil kepada diri sendiri, menyayangi diri sendiri dan sesama, selalu ikhlas dan bersikap sabar.

Sementara, Pangkoopsau II, dalam amanatnya menyatakan menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, melalui ceramah peringatan Isra’ Mi’raj, diharapkan seluruh warga Makoopasu II mendapatkan tambahan iman dan taqwa sekaligus mampu mengambil hikmah yang terkadung di dalammnya, selanjutnya mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks kedinasan, keluarga maupun dalam bermasyarkat.

”Sebagai alat pertahanan negara, para prajurit dilapangan sering ragu dalam bertindak dikarenakan kurang memiliki kemantapan mental dan moral. Oleh karena itu saya memandang penting acara ini, dengan harapan, setelah menyimak ceramah hikmah Isra’ Mi’raj, warga Makoopsau II akan memiliki kemantapan iman dan mental” ucap Pangkoopsau II. Demikian Penkoopsau II menginformasikan.

Baca juga:  POKJA KURDIK SUSPA BINTEMAN DAN SUSPA LAMBANGJA DI WINGDIKUM

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel