Berita

Warga Muslim Lanud Adisutjipto Gelar Istighosah

Dibaca: 42 Oleh 10 Jan 2011Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Ratusan warga muslim anggota Lanud Adisutjipto beserta keluarga, menghadiri Istighosah dalam rangka merayakan Tahun Baru 2011 yang digelar di Masjid Abdurrachim Lanud Adisutjipto, Minggu (9/1). Umat muslim yang mengikuti Istighosah tidak hanya dari Keluarga Besar Lanud Adisutjipto saja, namun sebanyak 400 santri dari Pondok Pesantren Nurul Haromain Kulon Progo turut hadir di acara yang diprakarsai oleh Seksi Pembinaan Mental Lanud Adisutjipto itu.

 

Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Hadiyan Sumintaatmadja dalam sambutannya mengatakan tahun baru merupakan momentum instropeksi diri, sehingga acara Istighosah dalam rangka merayakan Tahun Baru 2011 ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyadari akan kekurangan dan kelemahan di samping untuk mohon petunjuk dan lindungan-Nya, agar kekuatan dan keselamatan selalu dicurahkan dalam menyelesaikan tugas-tugas ke depan.

 

Acara Istighosah yang berlangsung dari jam 09.00 hingga 12.00 WIB ini, selain diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Drs. Misbahul Munir dari Pondok Pesantren Al Mujahadah Lempuyangan Yogyakarta, juga diisi siraman rohani dari KH. Sirojan Muniro, LC.

Baca juga:  SAMBUT HARI BAKTI, PERSONEL LANUD SUPADIO KERJA BAKTI

 

Dalam tausiyahnya KH. Sirojan Muniro, LC mengajak agar setiap manusia untuk percaya akan wujudnya jannah atau surga dengan segala kenikmatannya dan percaya adanya naar atau neraka dengan segala penderitaan yang paling pedih dan memilukan.

 

Dengan keimanan pada nikmat-nikmat surga, menurut Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain Kulonprogo ini, manusia akan menjadi semakin terdorong untuk beramal shalih, dan mempertebal ketakwaan. Begitu pun dengan ancaman siksaan neraka, akan semakin menambah rasa takut untuk berbuat maksiat.

 

KH. Sirojan Muniro, LC menambahkan sesungguhnya Allah menjanjikan surga dengan segala puncak kenikmatannya demi kebahagiaan segenap orang-orang Mukmin di dunia dan di akhirat. Untuk itu, manusia harus meningkatkan kualitas taqwa kepada Allah dengan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan apa saja perintah dan meninggalkan segala larangan-Nya seperti termaktub dalam Al-Qur’an. “Hanya dengan cara itulah ketakqawaan kita mengalami peningkatan dan perbaikan,” pungkasnya

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel