Berita

Wasrik BPK di Lanud Sulaiman

Dibaca: 11 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Kunjungan Kerja Tim Pengawasan dan Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) di Lanud Sulaiman Bandung yang dipimpin oleh Basuki Subowo, S.Sos, MM. beserta tim diterima oleh Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P beserta para Kepala Dinas, Para Danskadik dan para, Kasi di jajarannya, bertempat di ruang rapat Staff I Lanud Sulaiman, Bandung, Selasa ( 30/03 ).

 

Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P dalam sambutannya mengatakan pengawasan dan pemeriksaan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh rangkain kerja. Karena itu, rutin kita laksanakan dalam upaya mencegah terjadinya hal-hal yang diluar prosedur.

 

Pengawasan dan pemeriksaan juga sebagai salah satu fungsi kontrol dan manajemen, dan lebih diutamakan melihat sejauhmana pelaksanaan program dapat mencapai sasaran yang ditetapkan. “Ada kata kunci yaitu angka 10, dalam arti sepuluh hari kami menjabat Danlanud dan pada hari ke sepuluh juga kedatangan Tim BPK, mudah-mudahan dalam pemeriksaan nanti akan mendapatkan hasil dan target nilai angka 10 juga,” ujar Danlanud.

Baca juga:  Detasemen Matra 2 Paskhas Gelar Kesiapan Latihan Trisula Perkasa

Ditambahkannya, agar perwira staf di jajarannya dapat mendukung seoptimal mungkin dan dapat bekerja sama dengan tim BPK secara kooperatif serta koordinasi yang lebih baik,sehingga tugas masing-masing dapat tercapai, “karena saya yakin, tim BPK datang ke Lanud sulaiman akan memberikan kontribusi yang lebih baik untuk Lanud Sulaiman,” tambah Danlanud.

Sementara Ketua tim BPK, Basuki Subowo,S.Sos, MM dalam entry briefingnya mengatakan, tujuan pemeriksaan di lingkungan kementrian dan pertahanan adalah untuk memberikan opini, karena satu-satunya instansi di pemerintahan ini yang berhak memberikan opini adalah BPK.

Tahun kemarin opini yang di berikan BPK untuk lingkungan Kemhan TNI adalah wajar dengan pengecualian, mudah-mudahan untuk tahun ini bisa meningkat minimal dengan penilaian wajar dengan pengecualian plus, itu semua bisa tercapai kalau ada kesungguhan dan inovasi, maka dari itu ketersediaan dan kesiapan serta keterbukaan baik dari mulai dokumen, data maupun keterangan agar terbuka, demikian penjelasan dari ketua tim BPK. Lebih lanjut ia menekankan agar data yang diberikan pun jangan ditutupi karena salah keterangan akan salah kita menuangkan dalam laporan tertulis dan itu akan merugikan seluruh kemhan TNI, tegasnya

Baca juga:  Yogya Aman, Ayo Ke Musdirla

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel