TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Wasrik BPK RI di Lanud Supadio

By 25 Feb 2019 Berita
2

TNI AU. Bertempat di ruang rapat Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio dilaksanakan entry breifing Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Senin (25/2). Tim wasrik BPK RI  dipimpin wakil penanggung jawab tim wasrik BPK RI Bapak Iwan Gunawan, S.E., M.Si., CA.Ak  beserta tim disambut Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Palito Sitorus, S.I.P., M.M.  Turut hadir Komandan Wing (Danwing) 7 Kolonel Pnb Radar Soeharsono, para Kepala Dinas (Kadis), Danlanud Harry Hadisoemantri, para Kasi serta tim pendamping dari Irjenau dan Irkoopsau I.

Danlanud Supadio dalam sambutannya mengatakan kedatangan tim wasrik dari BPK   di Lanud Supadio sungguh merupakan kehormatan   bagi   kami.   Selain   sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini tentu saja sekaligus akan menjadi sarana  evaluasi  kinerja  Lanud Supadio Tahun Anggaran 2018.

“Dari kegiatan wasrik tentunya akan diketahui permasalahan yang ada, termasuk juga berbagai kegiatan yang sudah, sedang maupun akan dilaksanakan Lanud Supadio. Adapun sasaran kegiatan wasrik adalah pelaksanaan program  kerja Lanud Supadio Tahun Anggaran 2018,” kata Danlanud.  

Berkaitan dengan hal itu, lanjut Danlanud, kiranya tim   wasrik  disamping melihat prosedur, mekanisme dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan kegiatan, juga perlu  untuk melakukan  pengkajian tentang tingkat efektifitas dan efisiensi kegiatan  yang telah dilaksanakan Lanud Supadio beserta jajarannya.

“Kepada seluruh staf, saya berharap untuk terbuka dalam menyajikan data, berikanlah pelayanan yang baik dengan selalu mengembangkan sikap kooperatif  dan transparan,    agar sasaran kegiatan wasrik dapat tercapai dengan  lebih optimal,” harap Danlanud.

Dikesempatan yang sama, Wakil Penanggung Jawab tim Wasrik BPK RI menjelaskan tujuan pemeriksaan atas laporan keuangan dan menilai kewajaran penyajian laporan keuangan Kemhan dan TNI Tahun 2018 dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan informasi keuangan dalam laporan keuangan sesuai SAP, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

”Sasaran pemeriksaan berupa penilaian efektivitas pengendalian intern atas transaksi dan penyajian saldo Akun, pengujian subtantif atas transaksi dan saldo Akun, penilaian kepatuhan atas ketentuan perundang-undangan dan pengungkapan Informasi Keuangan pada CALK,” kata Iwan Gunawan, S.E., M.Si., CA.Ak.

 

Pos Terkait

Kirim Komentar/Pertanyaan

Wasrik BPK RI di Lanud Supadio