Berita

Wawan Handoko Lulusan Terbaik Susjurlata Paskhas A-35 Lanud Sulaiman

Dibaca: 9 Oleh 09 Des 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pratu Wawan Handoko (Satbravo Den 902 Bansus) ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Paskhas (Susjurlata Paskhas) Angkatan ke-35 dari 100 siswa tamtama paskhas yang mengikuti pendidikan selama tiga bulan untuk menempuh 524 jam pelajaran di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Selasa (9/12). 

Para lulusan haruslah memahami bahwa sasaran akhir dari pendidikan ini adalah untuk menempa para lulusan agar memiliki pengetahuan lanjutan, ketrampilan lanjutan taktik, dan teknik dalam tingkat kesatuan kecil paskhas, dapat tercapai. Selain itu, pembinaan prajurit paskhas harus diarahkan pada pencapaian kualifikasi yang sesuai dengan tugas yang dihadapi, sehingga menghasilkan postur prajurit yang mencerminkan sikap disiplin, memiliki semangat juang yang tinggi, dan menguasai penggunaan peralatan yang dimiliki secara profesional. 

Demikian pernyataan yang disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kadisops Letkol Lek Bambang Astono saat bertindak selaku inspektur upacara, pada penutupan pendidikan yang dilaksanakan di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman diikuti oleh seluruh personel Lanud Sulaiman baik perwira, bintara, tamtama maupun pegawai negeri sipil dan dihadiri para komandan satuan jajaran Lanud Sulaiman. 

Baca juga:  Personel Lanud Sultan Hasanuddin Lakukan Cek Darah

Danlanud pun berpesan agar para lulusan selaku prajurit paskhas tetaplah rendah hati dan tidak menjadi prajurit yang arogan. Memiliki wawasan luas, militan, dan tangguh sebagaimana gambar garuda terbang dengan senjata trisula dan cakra yang selalu siap siaga setiap saat. ”Sadarilah bahwa kalian sebagai embrio tentara pasukan yang solid harus mampu memberikan arti bahwa prajurit-prajurit paskhas merupakan prajurit matra udara yang memiliki daya gerak, daya jangkau, dan mobilitas yang tinggi,” kata kadisops. 

Danlanud pun menekankan kepada para instruktur agar dalam menjalankan setiap penugasan sebagai tenaga pengajar tetap memperhatikan hal-hal utama, sehingga visi dan misi dalam setiap proses belajar mengajar tercapai dan tepat sasaran. “Mengingat ilmu yang diperoleh para siswa kelak akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas di satuan masing-masing,” tegasnya. 

Usai pelaksanaan upacara pokok, acara dilanjutkan dengan penyerahan tropi kepada siswa lulusan terbaik dan persembahan yel-yel dari para lulusan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel