Berita

Wawancara Interaktif Danlanud Tanjungpinang dan Danskadron Udra 12 di RRI

Dibaca: 4 Oleh 27 Apr 2015Tidak ada komentar
Wawancara Interaktif Danlanud Tanjungpinang dan Danskadron Udra 12 di RRI
#TNIAU 

Komandan Skadron Udara 12 Lanud Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau, Letkol Pnb Jajang Setiawan didampingi Komandan Lanud Tanjungpinang, Letkol Pnb I Ketut Wahyu Wijaya menjadi nara sumber dalam acara dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Tanjungpinang, (22/4).

Moment tersebut berkaitan dengan hadirnya pesawat tempur jenis Hawk 100/200 di Lanud Tanjungpinang/Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang dalam rangka Operasi Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), “Angsa Baruna 2015”, yang berlangsung selama empat hari sejak tanggal 20 hingga 24 April 2015.

Acara dialog yang berlangsung selama satu jam dan dipandu oleh penyiar Rika ini begitu hidup ketika Danskadron Udara 12 menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pesawat dari Skadron Udara 12 yang dipimpinnya ke Lanud Tanjungpinang. Danskadron menjelaskan keempat pesawat terpur tersebut akan terbang di wilayah Kepulauan Riau untuk melaksanakan pengamanan wilayah laut dan udara, baik terhadap kapal yang melintas di wilayah perairan Indonesia serta pesawat asing yang melintas di wilayah udara Indonesia. ”Apabila ditemukan pelanggaran baik yang dilakukan oleh kapal maupun pesawat asing maka hal tersebut akan segera dilaporkan ke Komando atas untuk tindakan selanjutnya”, demikian Danskadron menjelaskan.

Baca juga:  SIDANG PANTUKHIR CASIS SUSBAMENJUR DAN SUSJURLATA TPT

Menurut penjelasan nara sumber, selama Operasi pengamanan ALKI dilaksanakan, ditemukan beberapa kapal yang melakukan pelanggaran, misalnya kapal-kapal yang diketuhui milik negara tetangga labuh jangkar di perairan kita yang semestinya tidak boleh dilakukan serta kapal-kapal ikan yang tidak menggunakan bendera.

Sementara Komandan Lanud Tanjungpinang, Letkol Pnb I Ketut Wahyu Wijaya menyampaikan Lanud Tanjungpinang dan Pemerintah Daerah mendukung pelaksanaan Operasi pengamanan ALKI tersebut . Namun yang menjadi kendala adalah belum adanya fasilitas tempat parkir dan hanggar untuk pesawat TNI AU di Bandara RHF, sehingga masih menggunakan lahan parkir pesawat sipil. Untuk itu Danlanud berharap adanya dukungan baik dari pemerintah kota Tanjungpinang maupun Provinsi Kepulauan Riau serta pihak Angkasa Pura terkait permasalahan tersebut.

Selain melaksanakan operasi pengamanan ALKI tujuan lain digelarnya operasi ini adalah untuk Pembinaan Potensi Dirgantara (Binpotdirga) dengan melaksanakan acara static show. Kegiatan Static show ini terbuka untuk umum khususnya para pelajar untuk bertatap muka langsung dengan para pilot tempur TNI AU. Nara Sumber (Danlanud TPI dan Danskadron 12) menjelaskan pada intinya tujuan kami adalah untuk menggungah kecintaan dan kebanggaan masyarakat khususnya generasi muda terhadap TNI AU dan dunia kedirgantaraan, serta terbuka kesempatan bagi putra putri Kepulauan Riau menjadi prajurit TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  KUKER KASAU DI LANUD PEKANBARU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel