Berita

Wing III Paskhas dan Jajaran Latihan Jalak Sakti Combine Latihan Hardha Marutha III Th. 2020

Dibaca: 96 Oleh 09 Sep 2020Tidak ada komentar
TNI AU. Banda Aceh (09/9). Bertempat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) Kab. Banda Aceh, Wing III Paskhas dan jajarannya ikut tergabung dalam unsur yang terlibat langsung dalam Latihan Jalak Sakti 2020 yang merupakan latihan gabungan ditingkat Koopsau I yang melibatkan antar Satuan Koopsau I. Untuk kali ini, Latihan Jalak Sakti 2020 digabungkan dengan latihan setingkat Wing III Paskhas “Hardha Marutha III” yang salah satunya melibatkan Satuan Jajaran Wing III Paskhas Medan yang dipimpin oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Didalam skenario Latihan Jalak Sakti, ratusan personel gabungan TNI Angkatan Udara dan unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan latihan hari ini sesuai dengan beberapa skenario latihan yang diawali dengan penurunan paksa terhadap sebuah pesawat asing yang memasuki wilayah Indonesia tanpa ijin (Force Down), penerjunan oleh 1 Tim Dalpur dari Den Matra 1 Paskhas dan penerjunan Statik Yonbuthanlan menggunakan 3 Pesawat CN-295 TNI AU oleh puluhan penerjun dari Batalyon Komando 469 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Danyonko 469 Paskhas Letkol Pas Agus Yoga Permana, Selasa (8/9/2020). Seusai melakukan penerjunan, selanjutnya dilakukan operasi militer selain perang yaitu bergerak sebagai tim penolong bencana didaerah terdampak bencana yang melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya gabungan TNI Angkatan Udara, PMI dan Basarnas Kab. Banda Aceh. Sedangkan didalam operasi militer dan sesuai dengan skenario latihan Hardha Marutha III, yaitu melaksanakan perebutan dan pertahanan pangkalan yang diasumsikan sebagai sasaran OP3U. Sedangkan Batrei Hanud melaksanakan gelar pertahanan Hanud di Lanud Supadio sebagai asumsi sasaran OP3U dan sebanyak 1 Tim SAR melaksanakan Rappeling menggunakan Hely yang juga bergerak sebagai tim penolong. Setelah melaksanakan OP3U dan berhasil merebut pangkalan dari tangan musuh, sesuai kebijakan Panglima TNI bahwa pasukan Yonbuthanlan Paskhas diperintahkan untuk melakukan pencarian dan membebaskan tawanan Pilot TNI AU yang melaksanakan ejject di titik koordinat tertentu yang diduga telah ditawan oleh musuh dengan melalui beberapa tahapan rintangan lainnya diantaranya Wadangran, pertempuran perjumpaan, penyergapan bivak, pertahanan BOD, pengintaian dan operai Raid untuk membebaskan tawanan. Turut hadir menyaksikan secara langsung latihan tersebut diantaranya Asops kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tri Bowo Budi S., Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Hari Budianto, Kadisopslatau Marsma TNI Kusworo, kapuspotdirgaau Marsma TNI Basuki Rahmat, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Para Danlanud Type A jajaran Koopsau I, Danlanud SIM Kolonel Pnb Mohammad Satriyo Utomo dan Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Latihan gabungan ini juga melibatkan sejumlah alutsista TNI AU seperti pesawat tempur dan pesawat pengangkut serta alat instansi lainnya yang ikut latihan antar satuan tersebut.
#TNIAU 

TNI AU.  Bertempat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) Kab. Banda Aceh, Wing III Paskhas dan jajarannya ikut tergabung dalam unsur yang terlibat langsung dalam Latihan Jalak Sakti 2020 yang merupakan latihan gabungan ditingkat Koopsau I yang melibatkan antar Satuan Koopsau I.

Untuk kali ini, Latihan Jalak Sakti 2020 digabungkan dengan latihan setingkat Wing III Paskhas “Hardha Marutha III” yang salah satunya melibatkan Satuan Jajaran Wing III Paskhas Medan yang dipimpin oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E.

Didalam skenario Latihan Jalak Sakti, ratusan personel gabungan TNI Angkatan Udara dan unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan latihan hari ini sesuai dengan beberapa skenario latihan yang diawali dengan penurunan paksa terhadap sebuah pesawat asing yang memasuki wilayah Indonesia tanpa ijin (Force Down), penerjunan oleh 1 Tim Dalpur dari Den Matra 1 Paskhas dan penerjunan Statik Yonbuthanlan menggunakan 3 Pesawat CN-295 TNI AU oleh puluhan penerjun dari Batalyon Komando 469 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Danyonko 469 Paskhas Letkol Pas Agus Yoga Permana, Selasa (8/9/2020).

Baca juga:  Muspusdirla, Koleksi Pesawatnya Luar Biasa

Seusai melakukan penerjunan, selanjutnya dilakukan operasi militer selain perang yaitu bergerak sebagai tim penolong bencana didaerah terdampak bencana yang melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya gabungan TNI Angkatan Udara, PMI dan Basarnas Kab. Banda Aceh.

Sedangkan didalam operasi militer dan sesuai dengan skenario latihan Hardha Marutha III, yaitu melaksanakan perebutan dan pertahanan pangkalan yang diasumsikan sebagai sasaran OP3U. Sedangkan Batrei Hanud melaksanakan gelar pertahanan Hanud di Lanud Supadio sebagai asumsi sasaran OP3U dan sebanyak 1 Tim SAR melaksanakan Rappeling menggunakan Hely yang juga bergerak sebagai tim penolong.

Setelah melaksanakan OP3U dan berhasil merebut pangkalan dari tangan musuh, sesuai kebijakan Panglima TNI bahwa pasukan Yonbuthanlan Paskhas diperintahkan untuk melakukan pencarian dan membebaskan tawanan Pilot TNI AU yang melaksanakan ejject di titik koordinat tertentu yang diduga telah ditawan oleh musuh dengan melalui beberapa tahapan rintangan lainnya diantaranya Wadangran, pertempuran perjumpaan, penyergapan bivak, pertahanan BOD, pengintaian dan operai Raid untuk membebaskan tawanan.

Turut hadir menyaksikan secara langsung latihan tersebut diantaranya Asops kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tri Bowo Budi S., Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Hari Budianto, Kadisopslatau Marsma TNI Kusworo, kapuspotdirgaau Marsma TNI Basuki Rahmat, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Para Danlanud Type A jajaran Koopsau I, Danlanud SIM Kolonel Pnb Mohammad Satriyo Utomo dan Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E.

Baca juga:  LANUD PEKANBARU JADI OBYEK KUNJUNGAN SISWA SEKOLAH DI PROVINSI RIAU

Latihan gabungan ini juga melibatkan sejumlah alutsista TNI AU seperti pesawat tempur dan pesawat pengangkut serta alat instansi lainnya yang ikut latihan antar satuan tersebut.

TNI AU. Banda Aceh (09/9). Bertempat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) Kab. Banda Aceh, Wing III Paskhas dan jajarannya ikut tergabung dalam unsur yang terlibat langsung dalam Latihan Jalak Sakti 2020 yang merupakan latihan gabungan ditingkat Koopsau I yang melibatkan antar Satuan Koopsau I. Untuk kali ini, Latihan Jalak Sakti 2020 digabungkan dengan latihan setingkat Wing III Paskhas “Hardha Marutha III” yang salah satunya melibatkan Satuan Jajaran Wing III Paskhas Medan yang dipimpin oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Didalam skenario Latihan Jalak Sakti, ratusan personel gabungan TNI Angkatan Udara dan unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan latihan hari ini sesuai dengan beberapa skenario latihan yang diawali dengan penurunan paksa terhadap sebuah pesawat asing yang memasuki wilayah Indonesia tanpa ijin (Force Down), penerjunan oleh 1 Tim Dalpur dari Den Matra 1 Paskhas dan penerjunan Statik Yonbuthanlan menggunakan 3 Pesawat CN-295 TNI AU oleh puluhan penerjun dari Batalyon Komando 469 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Danyonko 469 Paskhas Letkol Pas Agus Yoga Permana, Selasa (8/9/2020). Seusai melakukan penerjunan, selanjutnya dilakukan operasi militer selain perang yaitu bergerak sebagai tim penolong bencana didaerah terdampak bencana yang melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya gabungan TNI Angkatan Udara, PMI dan Basarnas Kab. Banda Aceh. Sedangkan didalam operasi militer dan sesuai dengan skenario latihan Hardha Marutha III, yaitu melaksanakan perebutan dan pertahanan pangkalan yang diasumsikan sebagai sasaran OP3U. Sedangkan Batrei Hanud melaksanakan gelar pertahanan Hanud di Lanud Supadio sebagai asumsi sasaran OP3U dan sebanyak 1 Tim SAR melaksanakan Rappeling menggunakan Hely yang juga bergerak sebagai tim penolong. Setelah melaksanakan OP3U dan berhasil merebut pangkalan dari tangan musuh, sesuai kebijakan Panglima TNI bahwa pasukan Yonbuthanlan Paskhas diperintahkan untuk melakukan pencarian dan membebaskan tawanan Pilot TNI AU yang melaksanakan ejject di titik koordinat tertentu yang diduga telah ditawan oleh musuh dengan melalui beberapa tahapan rintangan lainnya diantaranya Wadangran, pertempuran perjumpaan, penyergapan bivak, pertahanan BOD, pengintaian dan operai Raid untuk membebaskan tawanan. Turut hadir menyaksikan secara langsung latihan tersebut diantaranya Asops kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tri Bowo Budi S., Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Hari Budianto, Kadisopslatau Marsma TNI Kusworo, kapuspotdirgaau Marsma TNI Basuki Rahmat, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Para Danlanud Type A jajaran Koopsau I, Danlanud SIM Kolonel Pnb Mohammad Satriyo Utomo dan Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Latihan gabungan ini juga melibatkan sejumlah alutsista TNI AU seperti pesawat tempur dan pesawat pengangkut serta alat instansi lainnya yang ikut latihan antar satuan tersebut.

TNI AU. Banda Aceh (09/9). Bertempat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) Kab. Banda Aceh, Wing III Paskhas dan jajarannya ikut tergabung dalam unsur yang terlibat langsung dalam Latihan Jalak Sakti 2020 yang merupakan latihan gabungan ditingkat Koopsau I yang melibatkan antar Satuan Koopsau I. Untuk kali ini, Latihan Jalak Sakti 2020 digabungkan dengan latihan setingkat Wing III Paskhas “Hardha Marutha III” yang salah satunya melibatkan Satuan Jajaran Wing III Paskhas Medan yang dipimpin oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Didalam skenario Latihan Jalak Sakti, ratusan personel gabungan TNI Angkatan Udara dan unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan latihan hari ini sesuai dengan beberapa skenario latihan yang diawali dengan penurunan paksa terhadap sebuah pesawat asing yang memasuki wilayah Indonesia tanpa ijin (Force Down), penerjunan oleh 1 Tim Dalpur dari Den Matra 1 Paskhas dan penerjunan Statik Yonbuthanlan menggunakan 3 Pesawat CN-295 TNI AU oleh puluhan penerjun dari Batalyon Komando 469 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Danyonko 469 Paskhas Letkol Pas Agus Yoga Permana, Selasa (8/9/2020). Seusai melakukan penerjunan, selanjutnya dilakukan operasi militer selain perang yaitu bergerak sebagai tim penolong bencana didaerah terdampak bencana yang melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya gabungan TNI Angkatan Udara, PMI dan Basarnas Kab. Banda Aceh. Sedangkan didalam operasi militer dan sesuai dengan skenario latihan Hardha Marutha III, yaitu melaksanakan perebutan dan pertahanan pangkalan yang diasumsikan sebagai sasaran OP3U. Sedangkan Batrei Hanud melaksanakan gelar pertahanan Hanud di Lanud Supadio sebagai asumsi sasaran OP3U dan sebanyak 1 Tim SAR melaksanakan Rappeling menggunakan Hely yang juga bergerak sebagai tim penolong. Setelah melaksanakan OP3U dan berhasil merebut pangkalan dari tangan musuh, sesuai kebijakan Panglima TNI bahwa pasukan Yonbuthanlan Paskhas diperintahkan untuk melakukan pencarian dan membebaskan tawanan Pilot TNI AU yang melaksanakan ejject di titik koordinat tertentu yang diduga telah ditawan oleh musuh dengan melalui beberapa tahapan rintangan lainnya diantaranya Wadangran, pertempuran perjumpaan, penyergapan bivak, pertahanan BOD, pengintaian dan operai Raid untuk membebaskan tawanan. Turut hadir menyaksikan secara langsung latihan tersebut diantaranya Asops kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tri Bowo Budi S., Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Hari Budianto, Kadisopslatau Marsma TNI Kusworo, kapuspotdirgaau Marsma TNI Basuki Rahmat, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Para Danlanud Type A jajaran Koopsau I, Danlanud SIM Kolonel Pnb Mohammad Satriyo Utomo dan Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Latihan gabungan ini juga melibatkan sejumlah alutsista TNI AU seperti pesawat tempur dan pesawat pengangkut serta alat instansi lainnya yang ikut latihan antar satuan tersebut.

TNI AU. Banda Aceh (09/9). Bertempat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) Kab. Banda Aceh, Wing III Paskhas dan jajarannya ikut tergabung dalam unsur yang terlibat langsung dalam Latihan Jalak Sakti 2020 yang merupakan latihan gabungan ditingkat Koopsau I yang melibatkan antar Satuan Koopsau I. Untuk kali ini, Latihan Jalak Sakti 2020 digabungkan dengan latihan setingkat Wing III Paskhas “Hardha Marutha III” yang salah satunya melibatkan Satuan Jajaran Wing III Paskhas Medan yang dipimpin oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Didalam skenario Latihan Jalak Sakti, ratusan personel gabungan TNI Angkatan Udara dan unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan latihan hari ini sesuai dengan beberapa skenario latihan yang diawali dengan penurunan paksa terhadap sebuah pesawat asing yang memasuki wilayah Indonesia tanpa ijin (Force Down), penerjunan oleh 1 Tim Dalpur dari Den Matra 1 Paskhas dan penerjunan Statik Yonbuthanlan menggunakan 3 Pesawat CN-295 TNI AU oleh puluhan penerjun dari Batalyon Komando 469 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Danyonko 469 Paskhas Letkol Pas Agus Yoga Permana, Selasa (8/9/2020). Seusai melakukan penerjunan, selanjutnya dilakukan operasi militer selain perang yaitu bergerak sebagai tim penolong bencana didaerah terdampak bencana yang melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya gabungan TNI Angkatan Udara, PMI dan Basarnas Kab. Banda Aceh. Sedangkan didalam operasi militer dan sesuai dengan skenario latihan Hardha Marutha III, yaitu melaksanakan perebutan dan pertahanan pangkalan yang diasumsikan sebagai sasaran OP3U. Sedangkan Batrei Hanud melaksanakan gelar pertahanan Hanud di Lanud Supadio sebagai asumsi sasaran OP3U dan sebanyak 1 Tim SAR melaksanakan Rappeling menggunakan Hely yang juga bergerak sebagai tim penolong. Setelah melaksanakan OP3U dan berhasil merebut pangkalan dari tangan musuh, sesuai kebijakan Panglima TNI bahwa pasukan Yonbuthanlan Paskhas diperintahkan untuk melakukan pencarian dan membebaskan tawanan Pilot TNI AU yang melaksanakan ejject di titik koordinat tertentu yang diduga telah ditawan oleh musuh dengan melalui beberapa tahapan rintangan lainnya diantaranya Wadangran, pertempuran perjumpaan, penyergapan bivak, pertahanan BOD, pengintaian dan operai Raid untuk membebaskan tawanan. Turut hadir menyaksikan secara langsung latihan tersebut diantaranya Asops kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tri Bowo Budi S., Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Hari Budianto, Kadisopslatau Marsma TNI Kusworo, kapuspotdirgaau Marsma TNI Basuki Rahmat, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Para Danlanud Type A jajaran Koopsau I, Danlanud SIM Kolonel Pnb Mohammad Satriyo Utomo dan Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. Latihan gabungan ini juga melibatkan sejumlah alutsista TNI AU seperti pesawat tempur dan pesawat pengangkut serta alat instansi lainnya yang ikut latihan antar satuan tersebut.

Wing III Paskhas dan Jajaran Latihan Jalak Sakti Combine Latihan Hardha Marutha III Th. 2020

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel