Berita

Wingday Pelatihan Pilot Paralayang Disparbud Pemkab Malang dan Lanud Abd Saleh

Dibaca: 20 Oleh 15 Agu 2020Agustus 18th, 2020Tidak ada komentar
Wingday Pelatihan Pilot Paralayang Disparbud Pemkab Malang dan Lanud Abd Saleh
#TNIAU 

TNI AU.  Sebagai apresiasi dan ungkapan kegembiraan dari Fasida (Federasi Aero Sport Indonesia Daerah) Jawa Timur atas prestasi empat puluh generasi muda Malang Raya, sebagai mantan siswa pelatihan pilot paralayang Disparbud Kabupaten Malang dan Lanud Abdulrachman Saleh tahun 2020, yang telah menyelesaikan pelatihan selama sebulan, diadakanlah selebrasi penyemetan brevet di Landing Area Paralayang Songgo Maruto, Songgokerto, Kota Batu, Sabtu (15/8/2020).

Acara dihadiri Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat selaku Ketua Fasida Jawa Timur, dan Nyonya Chyntia Hesly Paat, Danwing 2 Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Pnb Reza Sastranegara, 3 Kapengprov Fasida Jatim meliputi Paralayang, Terjun Payung dan Terbang Layang, para Kadis Lanud Abdulrachman Saleh, Karumkit Lanud Abdulrachman Saleh, Para Komandan Satuan Jajaran Lanud Abdulrachman Saleh, Lurah Songgokerto, Kepala Desa Sumberoto, Sidoluhur dan pejabat terkait lainnya.

Selebarasi penyematan brevet paralayang tersebut didahului dengan demonstrasi paralayang dan selebrasi bendera merah putih oleh 75 pilot paralayang senior yang take off dari Gunung Banyak, Songgoriti  membawa brevet untuk para yuniornya yang ada di landing area Songgo Maruto, Songgokerto. Di antara beberapa pilot paralayang senior tersebut ada beberapa pilot yang terbang tandem (berdua). Setelah pilot yunior mendapatkan brevet dari para seniornya, mereka baris di depan podium.

Baca juga:  Danlanud TPI Hadiri Gladi Konvoi Bermotor

Menurut Instruktur Paralayang Lanud Abdulrachman Saleh Peltu Sugeng Susanto, jarak terbang pilot paralayang dari take off ke landing area sekitar 800 meter dengan waktu terbang sekitar 10 menit dengan kecepatan angin 8-10 kilometer per jam.  Sehingga sangat kondusif bagi para pilot paralayang untuk terbang. Di landing area pilot-pilot tersebut mendarat di bendera Arema yang terbentang sekitar 50 x 100 meter.  Ada sedikit bonus bagi pilot yang mampu mendarat/menginjak kertas doorprize yang bertuliskan hadiah dari para pejabat yang hadir.

Selanjutnya tiga perwakilan mantan siswa di depan pasukan mantan siswa mendapat penyematan brevet dari Ketua Fasida Jawa Timur, kemudian para keluarga mantan siswa juga menyematkan brevet kepada para mantan siswa pilot paralayang yang telah berbaris dengan rapi.  Akhirnya kata sambutan dari Ketua Fasida Jawa Timur yang menyampaikan selamat kepada para mantan siswa sebagai calon-calon atlit paralayang Malang Raya masa depan.  Diharapkan agar para mantan siswa memelihara dan meningkatkankemampuan terbangnya melalui latihan, penempaan mental dan fisik juga mengikuti eksibisi/pertandingan tingkat daerah maupun nasional agar membuahkan prestasi yang membanggakan.

Baca juga:  Panthukirda Lanud Abd Saleh Bagi Calon Taruna AAU Tahun 2020

 Sementara itu, Kepala Pembinaan Potensi Dirgantara (Kabinpotdirga) Lanud Abdulrachman Saleh Letkol Sus M. Isa Suneth, S.H., sekaligus sebagai Ketua Pelatihan Pilot Paralayang menyampaikan dengan selebrasi penyematan brevet paralayang tersebut berarti para mantan siswa telah sah menjadi pilot-pilot paralayang yang mampu mengendalikan parasut paralayang mulai dari take off, terbang hingga landing. Ditambahkan sebagai pengelola pendidikan/pelatihan pilot paralayang, Binpotdirga Lanud Abdulrachman Saleh juga akan menyelenggarakan pelatihan dasar pilot paralayang yang akan diselenggarakan sekitar Bulan Oktober 2020 mendatang.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel