Berita

WINGDIKUM ADAKAN BERBAGAI PERLOMBAAN MERIAHKAN HUT KE-68 RI

Dibaca: 3 Oleh 16 Agu 2013Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-68 Kemerdekaan RI, Markas Wing Pendidikan Umum (Mawingdikum), Bogor, Jum’at, (16/8) mengadakan berbagai perlombaan. Perlombaan tersebut antara lain lomba makan krupuk, lomba memasukan pensil ke botol, lomba bawa klereng di sendok, lomba balap karung dan lomba bakiak. Semua perlombaan dilaksanakan di lapangan volley dan lapangan apel Mawingdikum, Bogor. 

Peserta lomba diikuti oleh semua personel Mawingdikum mulai dari Pamen, Pama, Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Wingdikum. Acara lomba tersebut disaksikan langsung Komandan Wing Pendidikan Umum (Danwingdikum) Kolonel Pnb Arif Widianto, Kadisops Letkol Adm Agus Setyo Hartono juga seluruh personel Mawingdikum.

Lomba yang pertama kali dipertandingkan adalah lomba makan krupuk. Dalam perlombaan ini setiap orang yang akan bertanding harus memakan krupuk yang telah tersedia dan tergantung pada seutas tali sampai habis dengan waktu yang secepat-cepatnya. Setiap kali permainan diikuti oleh lima orang peserta, dilaksanakan dengan tiga kali putaran.

Untuk lomba memasukan pensil ke dalam botol setiap kali permainan terdiri dari enam orang. Setiap orang yang akan ikut berlomba, orang tersebut dibelakang pinggangnya diikat dengan seutas tali memakai pensil, setelah pertandingan dimulai orang tersebut denga cara membelakangi botol saling memasukan pensil ke dalam botol.

Baca juga:  APEL KHUSUS JELANG LEBARAN

Perlombaan selanjutnya adalah lomba bawa klereng di sendok. Dalam perlombaan ini setiap permainan diikuti oleh lima orang peserta lomba, dilaksanakan dengan tiga kali permainan. Setiap orang yang berlomba menggigit sendok yang diisi dengan satu klereng. Setelah wasit menyatakan pertandingan dimulai masing-masing peserta berjalan secepat-cepatnya sambil menggigit sendok tersebut menuju garis finish. Ketiga perlombaan ini dilaksanakan di lapangan volley Wingdikum.

Sementara untuk lomba balap karung secara estafet diikuti oleh tiga regu, dimana tiap regu terdiri dari lima orang dengan secara bergantian memakai dan melepas karung tersebut. Sedangkan perlombaan balap memakai bakiak setiap babak diikuti tiga regu dan setiap regu terdiri dari tiga orang. Kedua permainan tersebut masing-masing dilaksanakan tiga kali perlombaan dan dilaksanakan di lapangan apel Mawingdikum.

Sambil diiringi alunan musik perlombanaan ini berlangsung meriah sehingga membuat ketawa para penonton yang hadir. Bahkan salah satu personel mengaku merasa senang dan gembira mengikuti acara perlombaan tersebut. “Alhamdulillah masih ada acara-acara seperti ini, sehingga dapat menghilangkan kejenuhan dari rutinitas tugas sehari-hari, mudah-mudahan acara ini bisa berlanjut di tahun berikutnya ” ujarnya sambil tersenyum.

Baca juga:  IMUNISASI CAMPAK DI POSYANDU COLIBRI

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel