Berita

Wingdikum adakan Ceramah Kesehatan

Dibaca: 10 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Hampir seluruh masyarakat dihebohkan dengan timbulnya penyakit Flu Babi atau flu A yang dalam kedokteran disebut H1N1, sampai saat ini diindonesia sudah banyak yang terjangkit penyakit tersebut, bahkan diantaranya ada yang meninggal dunia. Untuk mencegah dan mengantisipasi terjangkitnya penyakit flu babi, Wing Pendidikan Umum (Wingdikum) bekerjasama dengan Rumah Sakit Lanud Atang Senjaya, Bogor menyelenggarakan ceramah penyuluhan kesehatan tentang flu babi.

 

Acara dilaksanakan, Rabu, (26/8), di Ruang Maleo, Skadik 503, Wingdikum, dengan menghadirkan penceramah Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Atang Senjaya Bogor, Letkol Kes Dr Budi Satriyo Utomo, SpRM di dampingi Kapten Kes Dr Diah. W. Hadir pada acara tersebut para Kadispers Mawingdikum, Dan Skadik 501, Mayor Adm Dedi Hendra Effendy, Dan Skadik 503 Mayor Adm Agus Setyo. H, Perwira Staf, para Bintara ,Tamtama dan PNS Mawingdikum, Skadik 501 dan 503.

 

Dalam ceramahnya, Letkol Kes Dr. Budi Satriyo Utomo mengatakan, flu babi (Swine Flu) atau flu H1N1 adalah penyakit pernapasan akut yang sangat menular pada hewan babi yang disebabkan oleh influenza tipe A sub tipe H1N1. Adapun gejala awal hampir sama dengan flu biasa. “Penyakit ini pada mulanya menular melalui hewan babi tapi sekarang sudah antar manusia, bahkan sudah berkembang melalui udara seperti batuk, bersin, meludah serta kontak langsung dengan penderita.

Baca juga:  Danlanud Manuhua Berikan Materi Kelas Bagi Pasukan Pamrahwan di Papua

 

Untuk itu, lanjut Dr. Budi, apabila mempunyai sana keluarga yang merasa demam, menggigil, nyeri otot dan sendi dan panas tinggi serta hidung berlendir, yang dibarengi dengan nyeri tenggorokan, segera dipriksakan. Sementara Gejala pada anak biasanya ditandai dengan kulit kebiruan, susah bangun, anak jadi rewel dan tidak mau disentuh.

 

Masih menurut Dr Budi, kita tidak merasa takut yang berlebihan karena hal tersebut akan mengurangi kewaspadaan kita sendiri. Sebagai pencegahan awal masyarakat diwajibkan untuk mencuci tangan setelah batuk atau bersin, istirahat / tidur yang cukup, makan makanan yang bernutrisi, berolahraga yang teratur dan Hindari kontak langsung dengan penderita serta tutup mulut dan hidung ketika batuk.

 

Sementara Kadispers Mawingdikum, Mayor Adm M. Syaukani yang mewakili Danwingdikum Kolonel Pnb Arif Ichwan, S.E. mengharapkan dengan mengikuti sosialisasi seluruh anggota dapat memahami sehingga mampu mendeteksi gejala-gejala tersebut lebih awal, bagaimana cara terbaik dalam mencegah dan menanggulangi tentang penyakit tersebut

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel