Berita

Wingdikum Adakan Penyuluhan P4GN dan HIV/AIDS

Dibaca: 17 Oleh 10 Okt 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Bertempat di Aula Skadik 501 Wingdikum, Bogor. Jumat (10/10) diadakan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta HIV/AIDS yang diikuti seluruh personel Wingdikum, khususnya Bintara dan Tamtama. Pemateri dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu Pjs. Kasubsirenlakdik Disops Wingdikum Kapten Adm Yoggie Azhar Koto akan memberikan materi tentang P4GN dan Kasubsipsi Dispers Wingdikum Lettu Kes Nadia Yuanita, S.Psi akan memberikan materi tentang HIV/AIDS dipandang dari sudut psikologi. 

Dalam sambutannya, Danwingdikum Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey mengatakan bahwa Narkoba dan HIV/AIDS merupakan masalah sosial yang keberadaannya sangat dekat dan memantau kelengahan personel. “Perkembangan informasi di media massa, eskalasi pemakaian dan intensitas akan dampak negatif yang ditimbulkan sangatlah mengkhawatirkan,” ujarnya. Adanya penyuluhan ini, menurutnya, sangat penting dan tepat untuk dimengerti guna meminimalisir perkembangan dan penyebaran Narkoba juga HIV/AIDS. “Saya tekankan kepada personel Wingdikum untuk menjauhi Narkoba. Apapun yang berhubungan dengan Narkoba akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku serta ciptakan pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran virus HIV/AIDS,” tegasnya. 

Baca juga:  DONOR DARAH DI LANUD EL TARI

Kapten Adm Yoggie dalam paparannya mengatakan bahwa masalah Narkoba tidak lagi mengenal batasan usia. “Ini merupakan ancaman serius yang harus dideteksi secara dini agar tidak menyebar dan mengenai salah satu anggota keluarga kita,” katanya. Peringatan akan bahaya Narkoba, lanjutnya, sudah banyak disosialisasikan baik oleh pemerintah maupun TNI Angkatan Udara melalui media massa maupun penyuluhan secara intensif. “Ini merupakan bentuk perhatian pimpinan kepada kita sekalian, bahwa tidak ada untungnya berhubungan dengan Narkoba baik itu pengedar, pemakai dan pembuat obat terlarang tersebut,” katanya. Untuk itu, lanjutnya, bersama bulatkan tekad untuk say no to drugs. 

Hal yang sama juga dikatakan Lettu Kes Nadia, bahwa penyebaran HIV/AIDS berkolerasi dengan Narkoba. “Melalui cara pemakaian dan penggunaan Narkoba, seseorang dapat terjangkit virus HIV/AIDS selain dari seks bebas,” ujarnya. Hal tersebut tentunya sangat merugikan diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat dan kedinasan. Karena itu, harapan pemateri agar personel Wingdikum mampu membentengi dirinya dari Narkoba dan HIV/AIDS. “Karena sudah jelas tidak ada untung yang diperoleh, bahkan berakhir pada kematian,” paparnya. Selama penyuluhan berlangsung, seluruh personel Wingdikum mengikuti dengan antusias dan tidak jarang tanya jawab mengisi kegiatan tersebut.

Baca juga:  Aanwijzing Proyek Bangfas DIPA 2018 di Lanud Balikpapan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel