Berita

Workshop Penguatan Kapasitas TNI-Polri Dukung Penanggulangan Terorisme di Wilayah Perbatasan

Dibaca: 132 Oleh 12 Mar 2020Tidak ada komentar
Lanud Sam Ratulangi Ikut workshop Penguatan Kapasitas TNI-Polri Dan Instansi Terkait Dalam Mendukung Penanggulangan Terorisme Di Wilayah Perbatasan Dan Pulau Terluar
#TNIAU 

TNI AU. Berdasarkan TR Asops Kasau No. T/322/2020 tentang permohonan personel untuk mendukung penanggulangan terorisme di wilayah perbatasan dan pulau terluar di Sulawesi Utara. 10 orang personel Lanud Sam Ratulangiikut dalam kegiatan Workshop  Penguatan Kapasitas TNI/Polri Dalam Mendukung Penanggulangan Terorisme Di Wilayah Perbatasan Dan Pulau Terluar, selama 2 hari Rabu sd Kamis (11-12/3/20), yang bertempat di Ballroom 3 Hotel Aston Manado.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan atau kemampuan personel TNIPolri dan instansi terkait dalam penanggulangan terorisme yang bertugas di wilayah perbatasan dan pulau terluar, meningkatkan sinergi dan koordinasi stakeholder penanggulangan terorisme yang terintregrasi, memberikan strategi peningkatan bagi personel TNIPolri dan instansi terkait yang sedang melaksanakan tugas di wilayah perbatasan dan pulau terluar dalam rangka mendukung upaya penanggulangan terorisme.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 104 orang yang terdiri dari TNIPolri serta instansi-instansi terkait.Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Terkait Penanggulangan Terorisme, merupakan materi awal ygdisampaikan oleh AKBP DR. Didik Novi Rahmanto, Kasubdit Kontra Intelijen Densus 88 AT Polri.

Kegiatan yang dibuka oleh Deputi Bidang Penindakan danPembinaan Kemampuan BNPT Brigjen Pol. Drs. Budiono Sandi, S.H., M.Hum., dalam sambutannya mengatakan wilayah Sulawesi Utara merupakan salah satu wilayah rawan, selain berbatasan langsung dengan Filipina serta keterbatasannya transportasi dan banyaknya celah di perbatasan membuat sulitnya pengawasan, ada banyak jalur tikus yang dapat dilalui teroris.

Provinsi Sulawesi Utara terdapat 2 Kabupaten yaitu Sangihe dan Talaud yang berbatasan langsung dengan Filipina, termasuk diantaranya adalah pulau Miangas yang merupakan pulau paling utara di wilayah Indonesia. Penyelundupan senjata api di wilayah perbatasan khususnya di Sulut merupakan modus operandi dari kelompok teror dalam menjalankan aksinya di Indonesia, kelompok teroris telah melakukan perencanaan rute-rute yang aman dari penjagaan aparat.

Diakhir sambutannya Brigjen Pol Budiono mengharapkan kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama, serius, aktif dan dapat bekerjasama dengan unsur-unsur terkait sehingga dengan adanya kegiatan ini, diharapkan daerah-daerah di Indonesia lebih khusus wilayah Sulawesi Utara lebih siap dan mengerti tentang bahaya serta cara menanggulangi terorisme khususnya aparat-aparat yang berada di wilayah perbatasan dan pulau terluar NKRI,” pungkas Brigjen Pol Budiono.

Lanud Sam Ratulangi Ikut workshop Penguatan Kapasitas TNI-Polri Dan Instansi Terkait Dalam Mendukung Penanggulangan Terorisme Di Wilayah Perbatasan Dan Pulau Terluar

Lanud Sam Ratulangi Ikut workshop Penguatan Kapasitas TNI-Polri Dan Instansi Terkait Dalam Mendukung Penanggulangan Terorisme Di Wilayah Perbatasan Dan Pulau Terluar

Lanud Sam Ratulangi Ikut workshop Penguatan Kapasitas TNI-Polri Dan Instansi Terkait Dalam Mendukung Penanggulangan Terorisme Di Wilayah Perbatasan Dan Pulau Terluar

Lanud Sam Ratulangi Ikut workshop Penguatan Kapasitas TNI-Polri Dan Instansi Terkait Dalam Mendukung Penanggulangan Terorisme Di Wilayah Perbatasan Dan Pulau Terluar

Baca juga:  PANGLIMA TNI : TNI BERJUANG BERSAMA RAKYAT

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel