Berita

WUJUDKAN MEF, REGENERASI PENERBANG TEMPUR

Dibaca: 16 Oleh 21 Jan 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Untuk mewujudkan Minimum Essential Force (MEF), TNI Angkatan Udara, maka regenerasi penerbang tempur terus dilakukan, mengingat dipundak merekalah kejayaan negara diudara dapat dipertahankan.

Karena luasnya wilayah NKRI serta akan ditambahnya alutsista guna menjaga kedaulatan NKRI, maka terus diupayakan regenerasi penerbang untuk mengawaki alutsista tersebut dengan terus menyelenggarakan pendidikan transisi pesawat tempur F-16 yang hari ini dibuka oleh Komandan Wing 3, Kolonel Pnb Haris Haryanto di Ruang Brieifing Malanud Iswahjudi, Jumat (20/1).

Upacara pembukaan Pendidikan Transisi F-16 Angkatan XVI yang diikuti oleh dua orang perwira penerbang Skadron Udara 3 yaitu Letda Pnb Yusuf Atmaraga AAU 2008 dan Letda Pnb Jaka Artya AAU 2009 , secara bersamaan juga menutup Pendidikan Transisi F-16 Angkatan XIV.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI M. Syaugi, S.Sos., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Wing 3 mengatakan bahwa meskipun telah berhasil menyelesaikan pendidikan ini, bukan berarti ilmu yang diperoleh akan berhenti sampai disini. kembangkanlah dan tempalah kemampuan diri kalian untuk tetap terus belajar dan berlatih, dengan terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu berubah semakin maju.

Baca juga:  "TUA", KATA YANG DITAKUTI KAUM WANITA

Lebih lanjut dikatakan bahwa dengan dimulainya pendidikan ini diharapkan nantinya akan menampilkan seorang penerbang tempur yang berkarakter profesional dan handal dalam menghadapi berbagai situasi dan keadaan serta bermoral prajurit yang tinggi. Karenanya, peningkatan kualitas tidak akan terwujud dengan sendirinya, akan tetapi harus dilakukan secara konsisten dengan didukung oleh tekad dan semangat juang yang tidak kenal menyerah.

Pendidikan Transisi XIV F-16 diikuti oleh 3 orang Perwira penerbang yaitu Lettu Pnb Rahman fauzi AAU 2006, Lettu Pnb Ferry Rahman AAU 2007 dan Lettu Pnb Ery Nasrul Mahlidar AAU 2007.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel