TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

“Wujudkan Parjurit Koopsau I Yang Miliki Profesionalitas, Integritas dan Kepedulian”

By 17 Mar 2017Berita
BAE-IAF_0214

Koopsau I, Jakarta, Jumat (17/3). “Mari kita bangun komitmen bersama, untuk mewujudkan “Prajurit Koopsau I Yang Profesional, Memiliki Integritas Dan Kepedulian Yang Tinggi Dalam Setiap Pelaksanaan Tugas”. Demikian cuplikan amanat Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I Marsekal Pertama TNI Imran Baidirus, S.E., yang dibacakan oleh Asisten Perencanaan (Asren) Koopsau I Kolonel Pnb Fachrizet, S.Sos, selaku Irup pada upacara bendera tujuh belasan bulan Maret 2017 di Lapangan Upacara Makoopsau I.

Koopsau I harus mampu mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis dan harus mampu mengakomodir dan mewujudkan sembilan agenda prioritas pemerintah yang dikenal dengan nawa cita, serta visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, yang memperkuat jati diri sebagai negara maritim.

Perlu saya tegaskan, untuk mewujudkan komitmen tersebut, tidak dapat dicapai hanya melalui slogan semata, namun harus kita tunjukkan dengan tindakan nyata, khususnya dalam menyiapkan kesiapan dan kesiapsiagaan Koopsau I dalam menghadapi kontijensi sesuai tugas pokok yang diemban. “Untuk mewujudkan hal tersebut, sangat diperlukan kehadiran dan kekuatan angkatan udara yang kapabel, handal dan profesional, “ tambahnya.

Terkait Incident pesawat F-16 TS 1603 milik Skadron Udara 16 yang mengalami over run di Lanud Roesmin Nurjadin, Panglima menekankan agar para Komandan Satuan Jajaran Koopsau I, memilki kepedulian terhadap faktor keselamatan terbang dan kerja dalam setiap pelaksanaan tugas. “Biasakanlah bertindak dan bersikap antisipatif dengan selalu peduli terhadap keberhasilan tugas. Zero accident sesungguhnya bisa kita capai dengan catatan, apabila semua pihak ikut memberikan kontribusi positif dan memiliki budaya safety,” lanjut Panglima.

“Bangun komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan, antara senior dan yunior yang bersifat terbuka, serta melaksanakan semua kegiatan sesuai dengan Standart Operation Procedure (SOP), jangan memaksakan misi jika situasi dan kondisi tidak memungkinkan, dan laksanakan ketentuan penerbangan yang paling ideal oleh jajaran skadron”, “Saat ini adalah era komunikatif dan keterbukaan, sehingga satuan bawah, jangan ragu untuk menyampaikan ke atasan untuk tidak terbang jika kondisi ideal tidak terpenuhi”, tegas Marsma TNI Imran Baidirus.

Para Komandan satuan dan setiap atasan, harus mempunyai kepedulian untuk melakukan fungsi control dan pengawasan melekat kepada bawahan, tidak saling menunggu, serta lakukan koordinasi dan komunikasi dengan baik, ke atas dan ke samping, serta saling memberikan informasi, sehingga terjalin hubungan yang baik dan tidak terputus, sehingga setiap beban kerja yang diemban terlaksana dengan optimal.

 

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

“Wujudkan Parjurit Koopsau I Yang Miliki Profesionalitas, Integritas dan Kepedulian”