Berita

Yang Terlupakan dan Yang Dilupakan

Dibaca: 48 Oleh 12 Apr 2017Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Pada tahun 1983 Bapak Pembangunan Republik Indonesia yang juga mantan Presiden RI ke-2, Bapak H.M. Soeharto pernah mengkampanyekan slogan “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahraga Masyarakat” dari slogan ini muncul SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) yang dilaksanakan rutin setiap hari Jum’at pagi dan dari slogan ini juga menghasilkan beberapa prestasi yang membanggakan masyarakat Indonesia dalam bidang olahraga mulai dari gelar juara petinju Elliyas Pical, hingga kemampuan tim Piala Thomas Indonesia yang merebut gelar juara dari tangan China pada tahun 1984. Dan ini tinggal menjadi kenangan seiring perkembangan jaman.

Yang terjadi pada samapta A dan samapta B kini sedang mengalami kepunahan, kenapa demikian? Dapat kita lihat masalah yang timbul/terjadi setiap pelaksanaan seleksi pendidikan baik dikbangum maupun dikbangspes, samapta A dan samapta B menjadi momok yang sangat mengkhawatiran bagi setiap peserta yang mengikuti seleksi pendidikan. Menurut data terbaru dari hasil evaluasi pelaksana tes pendidikan, kegagalan banyak disebabkan karena nilai tes kesemaptaan jasmani tidak memenuhi syarat dan jumlahnya sangat tinggi, sampai Aspers Kasau berulang-ulang mengirim telegram menekankan kepada seluruh Komandan satuan agar membina seluruh anggota/personel nya sebelum mengikuti seleksi pendidikan.

Baca juga:  SERTIJAB KETUA PIA ARDHYA GARINI CAB. 3/ GIII DEPOHAR 30 LANUD ABD SALEH

Penyebabnya adalah ketidakdisiplinan personel dalam membina fisik setelah dilantik menjadi seorang prajurit, dan samapta A dan samapta B menjadi hal YANG TERLUPAKAN DAN DILUPAKAN. Kasipers Sekkau, Mayor Adm Boyke MK., S.E sebagai pelaksana dalam pembinaan personel pada apel pagi ini menekankan dan mengajak kepada seluruh anggota Sekkau untuk menjadi agent of change and agent of action untuk samapta A dan samapta B agar tidak punah dengan cara selalu disiplin dalam membina fisik dan menjadikan pembinaan fisik menjadi kebiasaan/budaya sekaligus membuat samapta A dan samapta B menjadi bagian dari Tugas Pokok. Dengan demikian diharapkan kedepan samapta A dan samapta B tidak menjadi suatu kendala dan penghalang dalam pembinaan dan pengembangan prajurit agar menjadi prajurit yang profesional.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel