Berita

Yasarini Lanud Supadio Gelar Work Shop

Dibaca: 3 Oleh 21 Agu 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Ketua Yasarini Lanud Supadio Ny. Irene Tatang Harlyansyah menggelar acara work shop pentingnya mendongeng bagi pendidikan anak usia di Graha Teddy Kustari (GTK), Jumat, (21/8). Selaku pembicara Bapak Gary Poeratmadja yang dilebih dikenal Paman Gary dari Jakarta dan dihadiri para guru, para orang tua dan anak-anak TK Angkasa Lanud Supadio.

Ketua Yasarini dalam sambutan tertulisnya mengatakan anak-anak pada usia dibawah lima tahun merupakan aset bangsa Indonesia umumnya dan tentunya aset bagi kita sebagai orang tua. Untuk itu pada usia tersebut kita harus lebih extra dalam mendidik dan mengasuhnya. Jangan sampai sebagai orang tua kita salah mendidik, hal ini berdampak buruk bagi perkembangan pendidikan anak tersebut.

”Salah satu metode pembelajaran bagi orang tua kepada anak adalah mendongeng. Sebenarnya mendongeng bukan hal baru bagi kita karena hal ini sudah dilakukan orang tua kita sejak dahulu. Namun seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendongeng menjadi kegiatan langka didalam mendidik anak-anak. Kita lebih memilih game via gadge untuk menemani anak-anak kita bermain. Padahal sangat banyak manfaatnya apabila kita selaku orang tua menyempatkan diri untuk mendongeng bagi anak-anak kita,” ujar Ketua Yasarini Lanud Supadio.

Baca juga:  Calon Anggota Saka Dirgantara Lanud Rsn Terima Materi Tentang TNI AU

Untuk itu, lanjutnya, pada kesempatan yang baik ini kita kedatangan tamu dari Jakarta yaitu Bapak Gary yang telah dikenal di Indonesia sebagai pendongeng dan pemerhati pendidikan anak. Harapan saya dengan adanya work shop ini agar para orang tua mendapat tambahan ilmu dalam mendidik anak.

Sedangkan paman Gary menuturkan saat ini orang tua enggan untuk mendongeng bagi anak-anaknya. Padahal manfaat dalam mendongeng sangat banyak sekali bagi pendidikan anak. Untuk itu melalui Kementerian Pendidikan sedang menggalakkan program mendongeng bagi anak-anak di usia dini hingga para pelajar.

”Waktu mendongeng orang tua tidak boleh mensisipi kata-kata yang menakutkan, kata-kata bohong serta kata-kata negatif lainnya karena kata-kata tersebut akan terekam di memori otak anak. Maklum saja anak-anak usia dini daya serap otaknya sangat cepat sekali sehingga bila hal ini terjadi maka akan berbahaya jika mereka kelak dewasa,” kata paman Gery.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel