Berita

Yonko 464 Paskhas Siap Hadapi Terorisme

Dibaca: 13 Oleh 14 Agu 2015Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Batalyon Komando 464 Pasukan Khas mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Terorisme yang digelar oleh Badan Nasional Penaggulangan Terorisme RI yang dipusatkan di Markas Batalyon Komando 464 Paskhas. Rabu, (13/08) pagi.

Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Terorisme BNPT tersebut melibatkan pula satuan lainnya antara lain Yonif Linud 502/K dan Yonif 512/QY serta Detasemen B Pelopor Satbrimobda Polda Jatim.

Direktur Pembinaan kemampuan BNPT RI, Brigjen Pol Rudi Sufahriadi berkesempatan mengecek secara langsung kesiapan satuan TNI di wilayah Malang dalam menghadapi ancaman terorisme yang mungkin sewaktu-waktu akan timbul. Dalam kesempatan tersebut Yonko 464 Paskhas menggelar simulasi perlawanan terhadap teroris di Lapangan Tembak Hadi Kasianto Mayonko 464 Paskhas,Malang. Selain itu satuan TNI dan Polri yang terlibat juga melakukan simulasi yang sama.

Danyonko 464 Paskhas, Letkol Pasukan Dicky Lukman Wijaya, S.I.P. disela-sela kegiatan menjelaskan bahwa satuannya siap membackup satuan anti teror, Komando Operasi Gabungan (Koopsusgab) TNI untuk memberantas gerakan teroris.

Danyonko juga menambahkan, bahwa untuk mengatasi gerakan terorisme butuh keahlian khusus, karena itu, pasukan di bawah komandonya, selalu intensif menggelar latihan anti teror, supaya siap digerakkan saat terjadi ancaman teror di wilayah Malang Raya. “Kami selalu rutin menggelar latihan kesiapsiagaan melawan teroris, supaya selalu siap ketika dibutuhkan untuk menindak gerakan teroris,” imbuhnya.

Baca juga:  Simulasi Pencegahan Virus Corona di Mabesau

Ditempat yang sama Brigjen Pol Sufahriadi juga menjelaskan bahwa tujuan simulasi tersebut untuk menguji kesiapsiagaan melawan gerakan teroris yang mulai menyebar di wilayah Jawa Timur dan kami ingin melihat kualitas kesiapan POLRI dan TNI dalam menindak tindakan teroris.

Jendral polisi dengan bintang satu dipundaknya inipun mengaku bangga dengan performa Satuan Brimob Detasemen B Pelopor Polda Jatim, pasukan anti teror TNI AD (Yonif 512 dan Yonif Linud 502) dan Yonko 464 Paskhas) dalam melakukan simulasi penindakan teroris. Menurutnya, semua tim dari satuan TNI dan Polri sudah memiliki kemampuan yang memadai untuk menindak gerakan terorisme yang mengancam kesatuan Republik Indonesia. (*)

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel