Berita

YONKO 465 PASKHAS BRAJAMUSTI LATIHAN MENEMBAK SENJATA BANTUAN

Dibaca: 11 Oleh 28 Mar 2014Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Batalyon Komando 465 Paskhas Brajamusti melaksanakan Latihan Menembak Senjata Bantuan di Lapangan Tembak Rindam XII/ Tanjungpura di Singkawang, Rabu (26/03). Kegiatan Latihan Menembak Senjata Bantuan ini adalah merupakan latihan rutin yang selalu dilaksanakan  Batalyon Komando 465 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Brajamusti Letkol Psk Soleh, S.Pd., M.M. yang bertindak sebagai Komandan Latihan dan Perwira Seksi Operasi Batalyon Komando 465 Paskhas Kapten Psk Subhan S.T. sebagai Koordinator Latihan. 

Dalam kegiatan Latihan Menembak seluruh persenjataan bantuan yang dimiliki Batalyon Komando 465 Paskhas dilatihkan mulai dari Senapan Mesin Sedang (SMS) diantaranya Minimi, RPD, GPMG dan Senapan Mesin Berat (SMB) meliputi DSHK 12,7mm, Browning 12,7mm serta Senjata Pelontar Granat (SPG). Sedangkan untuk senjata Sniper yang dilatihkan adalah Senapan Penembak Runduk (SPR) dan Sniper Anti Material AW 50 dan NTW kaliber 20mm. Dalam kesempatan Latihan Menembak Senjata Bantuan kali ini senjata Mortir baik Mortir Komando maupun Mortir Long Range juga ikut ditembakan. Latihan ini memang terlihat lebih istimewa dari latihan sebelumnya dimana senjata mortir yang dimiliki oleh Batalyon Komando 465 Paskhas diikut sertakan untuk ditembakkan yang dalam pelaksanaan penembakannya harus diawaki oleh personil yang terlatih dan mampu untuk mengawaki serta mengoperasikannya. 

Keunggulan dari senjata Mortir ini mampu menghancurkan pasukan musuh yang berada jauh dari pasukan kawan sehingga sangat efektif dalam memberikan bantuan tembakan kepada pasukan kawan. Senjata Mortir memiliki radius ledakan kurang lebih 25 meter dari sasaran sehingga sangat efektif untuk menghancurkan sasaran dalam bentuk kelompok/regu, namun akan berakibat fatal terhadap pasukan kawan apabila personil yang mengawaki tidak terlatih dan profesional. Untuk itu para personil Batalyon Komando 465 Paskhas dilatih agar mampu mengawaki senjata Mortir tersebut dengan terlatih dan profesional sehingga personil Batalyon Komando 465 Paskhas dalam pelaksanaan penembakan senjata Mortir ini mampu memperkirakan jarak dan elevasi sehingga dapat tepat meluluhlantakkan musuh pada sasaran tembak. 

Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Letkol Psk Soleh, S.Pd, M.M. menyampaikan agar dalam pelaksanaan Latihan Menembak Senjata Bantuan ini harus dilaksanakan secara semangat dan sungguh-sungguh karena di medan pertempuran sebenarnya senjata bantuan sangat dibutuhkan untuk membuat musuh lemah dan terdesak untuk memberikan bantuan kepada pasukan kawan. Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas juga menekankan untuk senantiasa merawat alutsista ini agar selalu siap digunakan pada Operasi kapanpun ditugaskan serta Latihan ini harus dilaksanakan dengan disiplin dan sesuai dengan prosedur sehingga tercipta Latihan Zero Accident. 

Dalam kesempatan Latihan Menembak Senjata Bantuan ini, juga dimanfaatkan untuk mengambil pasir kedalam 1000 karung yang akan digunakan untuk menimbun tanggul Lapangan Tembak Senapan Lanud Supadiosehingga dapat digunakan untuk latihan menembak senapan jarak 100 meter.

Baca juga:  Upacara Bendera 17-an Bulan Juli 2016 di Lanud Sjamsudin Noor

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel