Pengunjung Website
Hari Ini: 7
Minggu Ini: 31
Bulan Ini: 463
Tahun Ini: 463
img thumbnail

Amanat Tegas Panglima TNI di Koharmatau: Disiplin, Integritas, dan Profesionalisme Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global

TNI AU. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme sebagai landasan utama prajurit TNI dalam menghadapi dinamika tantangan nasional maupun global. Amanat Panglima TNI tersebut dibacakan oleh Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Ir. Suryanto saat memimpin Upacara Bendera 17-an Gabungan di Lapangan Upacara Koharmatau, Bandung, Senin (19/1/2026).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia menjelang akhir Tahun 2025, mulai dari bencana alam yang melanda sejumlah wilayah hingga meningkatnya ketegangan geopolitik global. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kesiapan TNI yang semakin adaptif, tangguh, dan profesional dalam menjaga stabilitas nasional serta kedaulatan negara.

Panglima TNI menegaskan bahwa seluruh prajurit dan PNS TNI harus terus meningkatkan profesionalisme, baik dari aspek kemampuan teknis, fisik, mental, maupun kedisiplinan. Hal tersebut menjadi fondasi utama agar TNI senantiasa siap menghadapi berbagai bentuk ancaman dan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

“Jaga kesiapsiagaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman, baik yang bersifat tradisional maupun non-tradisional,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya, yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan setiap prajurit di tengah perubahan situasi global yang semakin cepat dan kompleks.

Selain itu, Panglima TNI juga menekankan pentingnya memperkuat soliditas dan kebersamaan, baik di internal TNI maupun dalam hubungan dengan masyarakat. Sinergi dan kerja sama lintas lembaga pertahanan negara, termasuk TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya, dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan, stabilitas, dan kedaulatan bangsa.

Seluruh prajurit TNI juga diingatkan untuk senantiasa peduli terhadap perkembangan lingkungan strategis dan dinamika geopolitik internasional. Pemahaman yang baik terhadap perubahan global diharapkan mampu mendorong TNI bersikap adaptif, responsif, dan proaktif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Menutup amanatnya, Panglima TNI mengajak seluruh jajaran TNI untuk menjaga kehormatan pribadi dan satuan dengan menunjukkan kinerja terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini sejalan dengan komitmen mewujudkan TNI PRIMA—Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara tersebut turut dihadiri Wadan Koharmatau, Ir Koharmatau, Kapoksahli Koharmatau, Danlanud Husein Sastranegara, pejabat utama Koharmatau, Danwingdiktek 300, Kalafiau, serta Karumkit RSAU dr. M. Salamun.