Pengunjung Website
Hari Ini: 7
Minggu Ini: 7
Bulan Ini: 31
Tahun Ini: 779
img thumbnail

Asah Naluri Tempur Prajurit, Depohar 80 Gelar Latihan Menembak Terpadu Laras Panjang dan Pendek

TNI AU - Depohar 70. Kemampuan menembak merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI Angkatan Udara. Untuk menjaga ketajaman naluri tempur, ketangguhan mental, serta ketepatan reaksi dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan, latihan menembak harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terprogram. Hal inilah yang melandasi pelaksanaan latihan menembak prajurit di wilayah Madiun, Rabu (28/01/2026).
Latihan kemampuan dasar menembak tersebut bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan profesionalisme prajurit agar senantiasa siap menghadapi tuntutan tugas yang dinamis. Selain sebagai sarana pembinaan kemampuan individu, latihan ini juga menjadi wahana pembentukan mental juang, disiplin, serta ketangkasan yang mutlak dimiliki oleh setiap prajurit TNI AU.
Dalam rangka meningkatkan kemampuan dasar tempur tersebut, Komandan Depohar 80 Kolonel Tek Jarot Sudarwanto, S.E., M.M., bersama para Komandan Satuan di jajaran Depohar 80 serta seluruh personel Depohar 80, melaksanakan latihan menembak senjata laras panjang dan laras pendek. Kegiatan ini menunjukkan komitmen pimpinan dalam memberikan teladan langsung kepada anggotanya.
Untuk latihan menembak senjata laras panjang, kegiatan dipusatkan di Lapangan Tembak Yon Parako 471 Brigade Parako 1 Pasgat. Sementara itu, latihan menembak senjata laras pendek dilaksanakan di Lapangan Tembak Weko Nartomo Lanud Iswahjudi. Pemilihan lokasi tersebut disesuaikan dengan standar fasilitas dan keamanan yang mendukung pelaksanaan latihan secara optimal.
Latihan menembak ini menjadi tolok ukur kemampuan individu prajurit dalam mengoperasikan senjata, baik laras panjang maupun laras pendek. Dari hasil latihan tersebut, pimpinan dapat memperoleh data akurat terkait tingkat kemampuan personel yang selanjutnya dijadikan bahan evaluasi dan perencanaan latihan lanjutan agar pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Melalui latihan ini pula, para prajurit dapat merefresh kembali teknik dasar menembak yang telah dimiliki, sekaligus meningkatkan ketepatan, konsentrasi, dan kepercayaan diri. Setiap prajurit dituntut untuk selalu siap secara mental dan fisik dalam menghadapi setiap perkembangan situasi serta tantangan tugas di lapangan.
Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan kerja, serta berpedoman pada prosedur tetap yang berlaku. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan prajurit Depohar 80 semakin profesional, sigap, dan siap mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Udara secara optimal dan berkelanjutan.