TNI AU. Bandung – Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., memimpin Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Efektivitas Kegiatan Pengelolaan Persediaan Suku Cadang pada Unit Organisasi TNI AU Tahun 2025 sampai dengan Semester I Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Basir Surya, Mako Koharmatau, Bandung, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pemeriksaan untuk memastikan pengelolaan persediaan suku cadang berjalan tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengawali sambutannya, Dankoharmatau menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kukuh selaku Pengendali Teknis II BPK RI beserta Tim di Makoharmatau. Dankoharmatau menegaskan bahwa pemeriksaan BPK RI disambut baik sebagai bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan persediaan suku cadang yang semakin berkualitas. Menurutnya, keberadaan suku cadang memiliki posisi strategis dalam mendukung kesinambungan pemeliharaan dan kesiapan operasional alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AU, sehingga ketersediaan suku cadang yang tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan materiel.
Lebih lanjut, Dankoharmatau menekankan bahwa pengelolaan persediaan tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan pencatatan, tetapi mencakup seluruh rangkaian proses secara menyeluruh, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penggunaan, pengawasan, hingga penatausahaan dan pertanggungjawaban. Untuk itu, pemeriksaan BPK RI diharapkan dapat menjadi instrumen evaluasi sekaligus pembelajaran guna mengidentifikasi berbagai permasalahan, kelemahan, serta peluang perbaikan dalam pengelolaan persediaan suku cadang di lingkungan UO TNI AU.
Dankoharmatau juga menginstruksikan seluruh pejabat dan personel terkait untuk memberikan dukungan secara optimal kepada Tim BPK RI dengan menyiapkan data dan dokumen secara lengkap, akurat, transparan, dan tepat waktu. Setiap kendala maupun permasalahan yang ditemukan agar disampaikan secara terbuka sehingga dapat diperoleh gambaran yang komprehensif dan solusi perbaikan yang tepat. Pemeriksaan ini sekaligus diharapkan menjadi momentum introspeksi dan pembenahan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas perencanaan kebutuhan, akurasi data persediaan, pengendalian stok, optimalisasi pemanfaatan suku cadang, serta tertib administrasi dan pertanggungjawaban.
Menutup arahannya, Dankoharmatau berharap pemeriksaan berlangsung lancar, objektif, profesional, dan konstruktif serta menghasilkan rekomendasi yang dapat memperkuat tata kelola pengelolaan persediaan suku cadang di masa mendatang. Seluruh personel yang terlibat diminta bersikap kooperatif, responsif, dan bertanggung jawab serta menindaklanjuti setiap masukan dan temuan secara sungguh-sungguh sebagai wujud komitmen Koharmatau dalam membangun tata kelola organisasi yang semakin tertib, profesional, dan akuntabel. Hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Koharmatau, Inspektur Koharmatau, Kukuh selaku Pengendali Teknis II BPK RI beserta Tim, Danlanud Husein Sastranegara, Danlanud Sulaiman atau yang mewakili, para pejabat Koharmatau, Dandepohar 10 dan Dandepohar 70, Ka GPP 2 Pusbekmatau, serta para peserta Entry Meeting.


-1129786-1080.webp)

-1129786-1080.webp)