TNI AU . Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah kembali terwujud dalam penanganan pertikaian warga di Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (25/8/2026).TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang bertugas di Bandara Khusus IWIP, Weda Bay, turut mengambil peran aktif membantu aparat keamanan menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Menurut release berita Pen Lanud Leo wattimena, Langkah tersebut dilakukan setelah terjadi pertikaian antar kelompok warga Desa Sagea, Desa Kia, dan Desa Frito sekitar pukul 19.30 WIT. Permasalahan bermula ketika seorang warga Desa Frito, Septian Sanggelorang, terjadi kesalahfaham saat melintas di Desa Sagea dan terlibat insiden dengan warga yang telah melaksanakan tradisi Cokaiba dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Situasi kemudian berkembang menjadi keributan dan berlanjut hingga ke Polsubsektor Weda Utara. Pada kesempatan terpisah Bupati dan Camat Halmahera Tengah meminta bantuan kepada Tim Satgas TNI AU untuk ikut menenangkan situasi.
Dengan hasil laporan dari Pihak kepolisian Komandan Lanud Leo Wattimena selaku Dansatgasud Weda Bay, Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han., segera berkoordinasi dan menerjunkan anggota personel Lanud LWM.
“Personel TNI AU Lanud Leo Wattimena secara langsung membantu mengamankan situasi dan mencegah agar permasalahan tidak berkembang. Kami mengedepankan langkah persuasif dan sinergitas dengan aparat keamanan serta pemerintah daerah,” jelas dalam rilisnya.
Sekitar pukul 22.00 WIT, dilaksanakan pertemuan dan mediasi yang dihadiri Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. dan Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., Camat Weda Utara, serta para kepala desa dari Desa Sagea, Kia, dan Frito. Melalui proses mediasi tersebut, seluruh pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku.
Bupati dan Kapolres Halmahera Tengah menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Satgas TNI AU atas respons cepat dan kontribusinya dalam membantu mengendalikan situasi sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara aman dan kondusif.
Menurut Komandan lanud Leo Wattimena dalam membantu pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tugas.
“Sinergitas antara TNI AU, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang damai. Kami akan terus mendukung upaya bersama untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” tambahnya.
Respons cepat Satgas TNI AU tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI AU, Forkopimda, aparat keamanan, dan masyarakat di wilayah Halmahera Tengah, Maluku Utara dalam mencegah potensi konflik serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.



