TNI AU. Komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertahanan udara kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, di Wing Pendidikan 100/Terbang, Yogyakarta, Rabu (4/3/26).
Kedatangan Menko Polkam disambut langsung oleh Komandan Pusat Pendidikan Kodiklatau, Marsma TNI Sapuan, S.Sos., M.M., CHRMP. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memberikan pengarahan kepada 147 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang), sekaligus meninjau kesiapan fasilitas pendidikan dan sarana latihan terbang di Skadik 101.
Dalam arahannya, Menko Polkam menegaskan bahwa pengabdian kepada nusa dan bangsa tidak pernah mengenal akhir. “Syukuri setiap kesempatan yang diberikan Allah SWT, dan berdayakan seluruh sumber daya yang dimiliki satuan untuk meraih prestasi terbaik,” tegasnya di hadapan para siswa.
Menko Polkam juga membagikan pengalamannya saat menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI, ketika memastikan kesiapan penerbang dan alutsista untuk menampilkan demonstrasi pesawat tempur Sukhoi terbaru pada peringatan HUT TNI di Lanud Halim Perdanakusuma. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa profesionalisme, disiplin, dan kesiapan operasional merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Para siswa Sekbang sangat antusias mengikuti setiap arahan yang disampaikan. Semangat dan motivasi yang diberikan diharapkan semakin memperkuat tekad mereka untuk menjadi penerbang TNI AU yang andal, berkarakter, dan siap menjawab tantangan tugas ke depan.
Selain memberikan pengarahan, Menko Polkam juga meninjau langsung fasilitas pendidikan serta sarana latihan terbang di Skadik 101. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh unsur pendukung pendidikan berjalan optimal dalam mencetak penerbang TNI AU yang unggul, tangguh, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kedirgantaraan.
.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sesmenko Polkam Letjen TNI Hasan, Deputi Kemenko Bidang 1, 4, dan 5 Marsda TNI Ekodono, Komandan Lanud Adi Sucipto, para Kepala Dinas, Danwingdik 100/Terbang, Danse PSDP, serta 70 Instruktur Penerbang (IP).
Melalui kunjungan ini, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan TNI AU semakin diperkuat, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kedaulatan dan kehormatan udara Indonesia.


