Pengunjung Website
Hari Ini: 8
Minggu Ini: 103
Bulan Ini: 676
Tahun Ini: 597,324
img thumbnail

Dalam Sehari, BKO Lanud RSN dan Avsec Gagalkan Penyelundupan 4,1 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru

TNI AU. Pekanbaru. Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara kembali digagalkan. Personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Lanud Roesmin Nurjadin bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berhasil menggagalkan dua kali percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam satu hari, Jumat (15/8/2025). Dari kedua kasus tersebut, aparat gabungan berhasil mengamankan total 4.198,3 gram sabu.
Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 16.45 WIB di area Hold Baggage Security Check Point (HBSCP), Terminal Keberangkatan Domestik. Saat proses pemeriksaan, petugas mendapati kejanggalan pada bagasi milik calon penumpang berinisial M.J.H dan M.S.P yang akan berangkat menuju Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan paket sabu dengan berat sekitar 1 kilogram yang dibalut rapi untuk mengelabui X-ray.
Belum genap satu jam, petugas kembali dikejutkan dengan temuan kedua. Pada pukul 17.30 WIB, di lokasi pemeriksaan yang sama, koper milik calon penumpang berinisial A.P dan E.S.Z yang berencana terbang menuju Kendari (transit Jakarta) juga terbukti menyimpan sabu. Setelah diperiksa, dari dua koper tersebut ditemukan 12 bungkus paket sabu dengan berat keseluruhan mencapai 3.098,3 gram. Modus yang digunakan serupa, yakni menyamarkan paket sabu dengan cara membungkusnya menggunakan pakaian.
Keberhasilan menggagalkan dua upaya penyelundupan dalam waktu berdekatan ini tidak lepas dari koordinasi erat antara BKO Lanud RSN, Avsec, Bea Cukai, dan aparat kepolisian. Seluruh barang bukti dan para terduga pelaku kemudian diserahkan kepada Ditresnarkoba Polda Riau untuk penyelidikan lebih lanjut.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., mengapresiasi kerja cepat petugas di lapangan. “Keberhasilan ini membuktikan sinergi aparat TNI AU, Avsec, Bea Cukai, dan kepolisian berjalan sangat baik. Dengan ketelitian dan kewaspadaan, upaya penyelundupan dalam jumlah besar dapat dicegah tepat waktu. Hal ini sekaligus menjadi peringatan bagi jaringan narkoba bahwa jalur udara diawasi ketat dan tidak bisa dijadikan ruang gerak bagi peredaran narkotika,” tegas Danlanud.
Dengan total sabu mencapai 4,1 kilogram yang berhasil diamankan dalam sehari, pengungkapan ini menjadi catatan penting bahwa Bandara SSK II Pekanbaru merupakan salah satu titik vital yang kerap dijadikan jalur penyelundupan narkotika. Keberhasilan aparat gabungan tidak hanya menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman narkoba, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keamanan penerbangan dan melindungi generasi muda bangsa dari bahaya narkotika.