TNI AU. Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., menegaskan pentingnya disiplin, kehormatan, keselamatan, dan profesionalisme kepada seluruh personel Depohar 90. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan sebagai rangkaian penutup kunjungan kerja di Hanggar Sathar 93, Kalijati, Jawa Barat, Rabu (09/09/2026). Dankoharmatau mengingatkan bahwa keberhasilan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan integritas setiap personel.
Dalam arahannya, Dankoharmatau menekankan agar seluruh personel senantiasa menjaga disiplin, kehormatan diri, keluarga, dan nama baik satuan dengan menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, seperti mabuk, judi online, pencurian, penipuan, maupun tindakan lain yang dapat merusak masa depan. “Sekali melanggar dapat merusak karier, keluarga, dan kehormatan satuan,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan keutuhan keluarga, menghindari kekerasan dalam rumah tangga, serta membangun komunikasi dan sikap saling menghargai. Keselamatan berkendara juga menjadi perhatian, dengan selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan karena keluarga menunggu setiap personel kembali dengan selamat.
Lebih lanjut, Dankoharmatau mengingatkan bahwa setiap pimpinan harus mampu menjadi role model bagi bawahannya. Seorang perwira dituntut bekerja keras, cerdas, dan ikhlas serta mampu menggugah personel untuk memiliki imagination, ambition, dan confidence. “Jika kamu kalah pintar, kamu harus menang disiplin. Jika kalah pendidikan, harus menang pengalaman. Jika kalah modal, harus menang konsisten,” pesannya. Menurutnya, keberhasilan bukan ditentukan oleh siapa yang unggul di awal, melainkan siapa yang paling serius membangun kemampuan dan kualitas dirinya hingga akhir. Karena itu, profesionalisme harus terus ditingkatkan melalui inovasi, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta semangat menghadapi setiap tantangan.
Menghadapi dinamika strategis, Dankoharmatau menyampaikan bahwa Koharmatau harus semakin adaptif terhadap berbagai tantangan, mulai dari konflik global yang berdampak pada rantai pasok logistik dan energi, tuntutan peningkatan kesiapan Alutsista, pengembangan satuan-satuan baru, keterbatasan personel teknik, alih teknologi, hingga efisiensi anggaran. Dalam kondisi tersebut, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, memahami kebutuhan operasional, serta melaksanakan pemeliharaan secara cepat, tepat, dan profesional menjadi kunci dalam menjamin kesiapan Alutsista dan mendukung keberhasilan operasi TNI AU. Sejalan dengan Perintah Harian Kasau, ia kembali menekankan pentingnya membangun Generative Safety Culture, menjamin kelaikudaraan dan keselamatan pemeliharaan, memperkuat manajemen risiko, meningkatkan Cyber Security Awareness, serta mengembangkan profesionalisme SDM secara berkelanjutan menuju Zero Accident.
Sebagai penutup, Dankoharmatau menekankan pentingnya sinergitas antara Koharmatau, Disaeroau, dan Kemhan dalam pelaksanaan pemeliharaan, penyiapan personel teknik melalui program Transfer of Technology (TOT), penerapan skala prioritas menghadapi efisiensi, serta kesatuan pola kelola dan pola dukungan pemeliharaan antara Sathar dan Skatek. Ia juga mengingatkan agar pembinaan senior dan junior dilaksanakan secara terukur dan bertanggung jawab, dengan senior menjadi teladan, pembimbing, dan pengarah bagi junior tanpa tindakan kekerasan. Pada kesempatan tersebut, Dankoharmatau turut menyerahkan dukungan berupa kendaraan roda tiga, tenda peleton, blower, dan mesin potong rumput guna mendukung pelaksanaan tugas dan kegiatan di jajaran Depohar 90.

-1129305-1080.webp)
