Pengunjung Website
Hari Ini: 13
Minggu Ini: 109
Bulan Ini: 373
Tahun Ini: 373
img thumbnail

Danlanud Halim Perdanakusuma Hadiri Pelepasan Mahasiswa Polstat STIS, Mengabdi untuk Data Pemulihan Pascabencana di Sumatera

TNI AU. Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi, M.Han., turut hadir dalam kegiatan pelepasan 120 mahasiswa Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS) yang akan melaksanakan pendataan di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Para mahasiswa diberangkatkan menggunakan pesawat TNI AU C-130 Hercules.

Pemberangkatan mahasiswa dilaksanakan dalam dua kloter pada hari yang berbeda dengan total 240 mahasiswa menggunakan pesawat TNI AU. Sementara itu, mahasiswa lainnya diberangkatkan menggunakan pesawat komersial, sehingga secara keseluruhan jumlah mahasiswa Polstat STIS yang diterjunkan ke wilayah terdampak bencana mencapai 510 orang.

Pelepasan secara resmi dilakukan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Ibu Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, M.Eng., Ph.D., bertempat di Hanggar Skadron Udara 17, Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (14/1/2026)Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi nasional dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam yang terintegrasi dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2026 Polstat STIS. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Kepala BPS menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa Polstat STIS di lapangan memiliki peran strategis dalam memperkuat penyediaan data pascabencana. Data yang dikumpulkan diharapkan menjadi dasar yang akurat dan komprehensif bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak secara tepat sasaran, berkelanjutan, serta berpihak pada kebutuhan masyarakat terdampak.

“Mahasiswa Polstat STIS tidak hanya dibekali kemampuan teknis statistik, tetapi juga nilai kepedulian dan integritas. Saya berharap adik-adik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, serta selalu mengutamakan keselamatan di lapangan,” ujar Kepala BPS RI.

Mahasiswa yang diberangkatkan akan bertugas sebagai enumerator lapangan bersama pegawai BPS untuk mendata rumah tangga terdampak, kondisi rumah, serta infrastruktur yang rusak. Pendataan dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah warga, pendataan di lokasi pengungsian, serta pencatatan kondisi bangunan atau infrastruktur berbasis foto dan titik koordinat (geotagging). 

Sementara itu, Danlanud Halim Perdanakusuma menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu statistik secara langsung dalam situasi nyata, sekaligus menumbuhkan empati dan jiwa pengabdian kepada masyarakat.

"Pekerjaan yang penuh tantangan ini harus dilaksanakan dengan semangat, ikhlas dan tuntas, karena sejatinya tidak ada pekerjaan yang sia-sia," ungkap Danlanud.

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wujud dukungan TNI Angkatan Udara terhadap upaya kemanusiaan dan pemulihan nasional. Selain memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, dukungan tersebut juga mencerminkan komitmen TNI AU dalam mendukung kerja sama lintas sektor demi kepentingan masyarakat luas.

Melalui sinergi antara BPS, Polstat STIS, dan TNI AU, para mahasiswa diharapkan mampu menjalankan tugas pendataan dengan penuh tanggung jawab, empati, dan profesionalisme. Kehadiran mereka di tengah masyarakat terdampak bencana di Sumatera diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat proses bangkit dan pulihnya wilayah pascabencana.