Pengunjung Website
Hari Ini: 7
Minggu Ini: 59
Bulan Ini: 664
Tahun Ini: 7,230
img thumbnail

Danlanud RSA Pimpin Pantukhirda Bintara TNI AU, Peserta Bersiap ke Seleksi Pusat

TNI AU. Penentuan calon prajurit membutuhkan proses seleksi yang cermat dan terukur. Hal ini menjadi bagian dari pelaksanaan sidang Pantukhirda Calon Bintara TNI Angkatan Udara A-59 Gelombang III Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., di Graha Serasan Lanud RSA Natuna, Selasa (27/10/2026).
Dalam pelaksanaan seleksi, transparansi dan objektivitas menjadi prinsip penting agar setiap calon mendapatkan penilaian sesuai persyaratan. Seluruh proses perlu dilaksanakan secara terbuka, cermat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara.
Danlanud RSA menekankan pentingnya menjaga integritas selama proses seleksi. Setiap keputusan harus berpedoman pada hasil penilaian dan persyaratan yang berlaku, tanpa dipengaruhi kepentingan di luar mekanisme penerimaan calon prajurit.
Pantukhirda merupakan tahapan akhir seleksi tingkat daerah untuk menentukan calon Bintara TNI AU yang memenuhi persyaratan. Proses ini membutuhkan ketelitian agar penilaian dilakukan berdasarkan hasil seleksi dan standar yang telah ditetapkan.
Calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan pada seleksi tingkat daerah selanjutnya akan dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat pusat. Pada tahap ini, peserta kembali menjalani rangkaian penilaian sesuai ketentuan penerimaan Bintara TNI Angkatan Udara.
Lanud Raden Sadjad mendukung proses penerimaan personel TNI AU dengan memastikan setiap tahapan seleksi mengikuti ketentuan yang berlaku. Kecermatan dan objektivitas diperlukan untuk menjaga kualitas proses penerimaan calon prajurit.
Sidang Pantukhirda ini menjadi bagian dari rangkaian penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara. Peserta yang lolos seleksi daerah akan melanjutkan perjuangan pada seleksi tingkat pusat sesuai mekanisme yang berlaku.