Pengunjung Website
Hari Ini: 4
Minggu Ini: 101
Bulan Ini: 296
Tahun Ini: 1,044
img thumbnail

Danlanud Sulaiman Hadiri Rapim TNI Tahun 2026 di Mabes TNI Cilangkap

TNI AU - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sulaiman, Marsma TNI Eko Sujatmiko, M.M., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2026 yang digelar di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Rapim TNI tahun ini dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, para Kepala Staf Angkatan, serta diikuti ratusan Komandan Satuan TNI dari tiga matra. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, arah kebijakan, serta langkah implementatif dalam memperkuat postur pertahanan negara.

Dalam arahannya, Menteri Pertahanan menegaskan bahwa mulai tahun 2026 pembangunan kekuatan TNI harus mengalami revitalisasi mendasar dan tidak boleh lagi berorientasi pada pola lama. Kebijakan pertahanan, menurutnya, harus adaptif terhadap dinamika tantangan zaman, mencakup aspek kedaulatan ideologi, politik, hingga ekonomi.

“Kita harus menekankan revitalisasi dan melaksanakan revolusi terhadap pembangunan kekuatan Tentara Nasional Indonesia. Mulai tahun 2026 ini dan seterusnya, kita harus terus bergerak maju,” tegas Menhan.

Menhan juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional sebagai bagian dari strategi pertahanan semesta. Ia mengingatkan bahwa ancaman modern tidak hanya berupa konflik bersenjata, tetapi juga berbagai bentuk upaya pihak asing yang berpotensi mengancam kedaulatan sumber daya alam Indonesia. Karena itu, kesiapan TNI dalam melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dinilai mutlak.

Melalui Rapim TNI 2026 ini diharapkan soliditas jajaran TNI semakin kuat, sehingga TNI sebagai garda terdepan dan benteng terakhir bangsa senantiasa profesional, responsif, dan adaptif dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.