Pengunjung Website
Hari Ini: 8
Minggu Ini: 8
Bulan Ini: 613
Tahun Ini: 7,179
img thumbnail

Danlanud Sulaiman Perkuat Sinergi Fasida Jabar, Matangkan Persiapan Atlet Menuju PON 2028

TNI AU. Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Hendro Arief H., S.Sos., M.Han., selaku Ketua Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (Fasida) Jawa Barat, menggelar silaturahmi bersama para pengurus Fasida Jawa Barat di Gedung dr. Noto Panji Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi, meningkatkan koordinasi antarpengurus, serta mengevaluasi pelaksanaan program kerja Fasida Jawa Barat. Pertemuan tersebut juga menjadi forum diskusi untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan pembinaan atlet olahraga dirgantara, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Dalam sambutannya, Danlanud Sulaiman menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi yang berkesinambungan, terutama dalam aspek keselamatan (safety), pendataan atlet dan pelatih, serta penyusunan silabus pembinaan yang terarah dan terintegrasi sesuai dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga.

Menurutnya, pendataan dan pembinaan atlet harus dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan agar potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara optimal, sehingga mampu menghasilkan prestasi maksimal pada ajang PON 2028.

Selain pembinaan atlet, Danlanud Sulaiman juga mengingatkan setiap pengurus provinsi (pengprov) untuk memperhatikan kesiapan dan kelayakan peralatan yang digunakan. Perawatan peralatan harus dilakukan secara rutin dan berkala, disertai pemenuhan sertifikasi serta validasi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. “Budaya keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam setiap kegiatan olahraga dirgantara. Kita canangkan zero trouble dengan mengeliminasi berbagai potensi yang dapat menimbulkan insiden maupun kecelakaan, melalui peningkatan disiplin, kesiapan peralatan, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan,” tegasnya.

Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan paparan dari masing-masing pengprov. Setiap perwakilan menyampaikan perkembangan program kerja, capaian kegiatan, serta berbagai kendala yang dihadapi sebagai bahan evaluasi dan penyusunan langkah perbaikan ke depan.

Adapun cabang olahraga dirgantara yang dibahas meliputi aeromodelling, terbang layang, paralayang, terjun payung, microlight, paramotor, gantole, serta pesawat bermotor dan swayasa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala dinas Lanud Sulaiman, Kapengprov Aeromodelling Kolonel Tek Beni Ushadi, S.T., M.Si.; perwakilan Pengprov Terbang Layang Kapten Sus Andriyana; perwakilan Pengprov Paralayang Dadang; Kapengprov Terjun Payung Dadang Satria; Kapengprov Microlight Ivan Yakaputa; Kapengprov Paramotor Susi Melinda; serta perwakilan Pengprov Gantole dan Pengprov Pesawat Bermotor dan Swayasa.

 Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dan soliditas seluruh pengurus Fasida Jawa Barat semakin kuat, sehingga pembinaan atlet, peningkatan standar keselamatan, dan kesiapan sarana prasarana dapat berjalan optimal guna mendukung prestasi olahraga dirgantara Jawa Barat pada PON 2028.