TNI AU. Biak Numfor. Serma Jemirin dan Praka Lilik, dua personel Rigger Satuan Pemeliharaan (Sathar) 72 Depo Pemeliharaan (Depohar) 70, sukses mendukung pelaksanaan kegiatan Terjun Penyegaran (Jungar) Batalion 468 Kopasgat TA. 2025. Kegiatan ini berlangsung di dropping zone runway Bandara Frans Kaisiepo, Biak, dengan dukungan pesawat C-130 Hercules bernomor registrasi A-1335 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin, Makassar.
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian profesional, tetapi juga pengalaman pertama bagi kedua personel bertugas di wilayah Timur Indonesia, tepatnya di Papua. "Papua itu indah dan megah, benar-benar anugerah Tuhan yang luar biasa," tutur Serma Jemirin, menceritakan kesan pertamanya tentang tanah Papua. Praka Lilik pun menambahkan, "Bisa mendukung langsung operasi ini menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi di tempat seindah ini," ujarnya.
Kegiatan Jungar Kopasgat ini tidak hanya menjadi momen penting bagi prajurit yang terlibat, tetapi juga menunjukkan profesionalitas dan kerja keras para Rigger yang memastikan kelancaran operasional. Mulai dari pengecekan parasut hingga memastikan semua peralatan dalam kondisi optimal, Serma Jemirin dan Praka Lilik menjalankan tugas mereka tanpa cela.
"Rasa bangga kami bukan hanya pada keberhasilan misi ini, tapi juga pada kesempatan melihat langsung keindahan Papua dan berinteraksi dengan masyarakatnya," ujar Praka Lilik. Ia juga bercerita bahwa keramahan penduduk setempat dan kehangatan budaya Papua memberikan energi positif selama bertugas.
Selain itu, keberadaan mereka di Biak membuka peluang untuk belajar lebih banyak tentang tantangan geografis dan operasional di wilayah timur Indonesia. "Tugas di sini menjadi pengalaman berharga. Kami belajar banyak, tidak hanya soal pekerjaan, tapi juga soal kehidupan," ungkap Serma Jemirin.
Dedikasi dan semangat kedua personel Rigger Sathar 72 ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekan mereka. Di tengah keterbatasan dan tantangan, mereka membuktikan bahwa tugas dan cinta pada negeri dapat berjalan seiring, terutama di tanah Papua yang megah ini. (Penkoharmatau).


-1107796-1080.webp)



