Pengunjung Website
Hari Ini: 13
Minggu Ini: 13
Bulan Ini: 37
Tahun Ini: 7,355
img thumbnail

Diklat Paralayang di Tulungagung Resmi Ditutup, Lanud Iswahjudi Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan

TNI AU. Upaya melahirkan atlet olahraga dirgantara yang kompeten dan berprestasi terus dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralayang Angkatan Ke-4 Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur di Landing Paralayang Pantai Midodaren, Kabupaten Tulungagung, Kamis (29/10/2026).

 

Pada kesempatan ini, Ketua Pengprov FASI Paralayang Jawa Timur Bapak Arief Eko Wahyudi menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dispora Jawa Timur, Lanud Iswahjudi, dan berbagai pihak terkait yang telah berpartisipasi menyukseskan diklat paralayang di Kabupaten Tulungagung ini.

 

“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam pengembangan olahraga paralayang di Jawa Timur, secara khusus dalam mencetak bibit-bibit atlet di berbagai daerah,” ujarnya.

 

Menurutnya, Jawa Timur telah membangun sistem pembinaan paralayang yang mencakup pelatihan, pengembangan kemampuan, hingga penyelenggaraan kompetisi secara rutin dan berjenjang. Keberadaan ekosistem tersebut menjadi modal penting dalam mencetak atlet, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus menjaga keberlanjutan regenerasi pelaku olahraga paralayang.

 

Sementara itu, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang hadir mewakili Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., berharap diklat tersebut dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu membawa nama Jawa Timur di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

 

“Pelatihan ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk memperoleh lisensi PL 1 sekaligus membangun kemampuan dasar sebagai atlet paralayang,” jelasnya seraya memotivasi seluruh peserta agar tidak berhenti belajar, melainkan terus berlatih, meningkatkan keterampilan, serta mengikuti berbagai kejuaraan untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding.

 

Harapannya berakhirnya pelatihan tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri, menekuni olahraga dirgantara, dan berkontribusi dalam mengharumkan nama Jawa Timur di masa mendatang.