Pengunjung Website
Hari Ini: 11
Minggu Ini: 11
Bulan Ini: 414
Tahun Ini: 3,309
img thumbnail

Disiplin Dimulai dari Barisan: Koharmatau Mantapkan Profesionalisme Prajurit dan PNS lewat Latihan PBB

TNI AU. Dalam upaya membentuk prajurit dan aparatur sipil negara yang disiplin, solid, serta profesional, seluruh prajurit dan PNS Koharmatau melaksanakan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) usai apel pagi di Lapangan Apel Koharmatau, Bandung, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen satuan dalam menanamkan nilai dasar keprajuritan secara berkelanjutan.
Latihan PBB tersebut merupakan bagian dari pembinaan rutin satuan yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan, ketertiban, serta sikap militer yang harus melekat dalam diri setiap personel. Seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh semangat, menunjukkan keseriusan dan rasa tanggung jawab dalam menjalani setiap tahapan kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit dan PNS melatih berbagai gerakan dasar PBB, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, pemeriksaan kerapian, hingga pengaturan formasi barisan. Setiap gerakan dilakukan secara terkoordinasi dan seragam, sehingga mampu membentuk kekompakan serta kebersamaan yang menjadi ciri khas satuan militer yang profesional.
Komandan Detasemen Markas Koharmatau, Letkol Tek Indra D. Ariyanto, M.M., M.Han., menegaskan bahwa latihan PBB bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan loyalitas setiap personel. Menurutnya, kedisiplinan yang terbangun melalui latihan ini akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja serta sikap prajurit, baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat.
“PBB merupakan refleksi dari sikap disiplin prajurit dalam mematuhi peraturan kemiliteran yang diwujudkan melalui setiap gerakan,” ujar Letkol Indra. Melalui latihan PBB yang dilaksanakan secara konsisten, Koharmatau terus menanamkan nilai disiplin, kekompakan, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara secara optimal. (Penkoharmatau)